Beranda Headline Waspada, Cuaca Ekstrem Mengintai

Waspada, Cuaca Ekstrem Mengintai

BERBAGI
DOK/RADAR MANDALIKA

KLU –Peralihan musim dari kemarau menuju musim penghujan saat ini perlu diantisipasi. Warga Lombok Utara pun diminta waspada terhadap cuaca ekstrim yang terjadi beberapa waktu terakhir. Pasalnya, peralihan cuaca dari musim panas ke musim penghujan cukup berdampak terhadap potensi-potensi bencana baru, mulai dari banjir, tanah longsor, angin puting beliung dan pohon tumbang.
Kepala Pusdalops BPBD Lombok Utara, Araruna menjelaskan, Lombok Utara termasuk kategori rawan bencana. Meski demikian pemetaan terhadap titik rawan bencana sudah dilakukan. Misalnya, Kecamatan Bayan dan Kayangan sebagai titik rawan angin putting beliung. Kemudian titik rawan banjir dan longsor terjadi di Kecamatan Pemenang, Tanjung dan Gangga.
Selanjutnya, pada gelombang wilayah perairan di Selat Lombok Bagian Utara sesuai data Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pada tanggal 7-9 Desember pada pukul 08.00 wita sampai pukul 20.00 wita, tinggi gelombang 0,5-1,25 meter. Kemudian, intensitas hujan diprediksi terjadi pukul 14.00 dan 17.00 wita dengan kondisi lebat. Lanjut, pukul 08.00 wita dan malam hari kembali cerah, suhunya 24-32 derajat celcius, angin 30 km/jam, dan kelembaban 55-95 persen.
“Tiga hari ke depan berpotensi hujan dengan intensitas sedang-lebat disertai kilat/petir dan angin kencang pada siang hingga malam hari,” jelasnya.
Hujan yang terjadi sekarang baru permulaan, dan diperkirakan masih berlanjut hingga bulan April 2019 dengan intensitas variasi di masing-masing kabupaten.
“Kita tetap mengupdate informasi dari BMKG. kemudian kita sampaikan ke masyarakat untuk tetap waspada,” tandasnya.
Untuk mengetahui titik-titik kerawanan, pihaknya tetap mengacu kepada peta kebencanaan BPBD. Diantaranya, rawan banjir air pasang (ROB) ada di lima titik, yaitu Telok Kombal Desa Pemenang Barat, Muara Putat Desa Pemenang Timur, Jambianom Desa Medana, Tampes Desa Selengen, Lokok Buak Desa Sukadana. Selain itu, masyarakat juga harus mewaspadai tanah longsor khususnya yang berada di wilayah Pusuk dan Teluk Nare di Kecamatan Pemenang dan Dusun Lokoq Aur Desa Karang Bajo Kecamatan Bayan. Bahkan beberapa waktu lalu pihaknya telah turun melakukan pemetaan rawan bencana, diantaranya rawan bencana longsor ada 10 titik, yaitu Pusuk Desa Pemenang Barat, Kerujuk Desa pemenang Barat, Jeruk Manis Menggala Desa Pemenang Barat, Telok Nare Daye Desa Malaka, Tebanyak Desa Tegal Maja, Pekatan Desa Jenggala, Selelos Desa Bentek, Santong Asli Desa Santong, Lokok Awur Desa Karang Bajo, Batu Gerantung Desa Loloan. (dhe)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here