Beranda Praya Metro Warga Dilatih Pasang Baja Ringan

Warga Dilatih Pasang Baja Ringan

BERBAGI
IST/RADAR MANDALIKA PRAKTIK: Peserta pelatihan pemasangan rangka baja ringan di aula Kantor Desa Segala Anyar, belum lama ini.

PUJUT —Sebanyak 30 warga Desa Segala Anyar, Kecamatan Pujut dilatih memasang rangka baja ringan oleh Pemdes setempat. Pelatihan yang dihajatkan untuk peningkatan kapasitas masyarakat di bidang perbengkelan rangka baja ini pun cukup diminati.
Kepala Desa Segala Anyar, Muksin mengatakan, untuk pelatihan ini satu paket dengan pelatihan etalase yang diprogramkan Pemdes. Pelatihan itu pun sedang berlangsung dan dilaksanakan selama 15 hari. Sedangkan untuk tutornya, Pemdes menggandeng UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Praya.
“Masing-masing dusun diwakili dua sampai tiga orang,” jelasnya.
Sedang untuk praktiknya sendiri, peserta diajari cara membuat lemari kaca (etalase) dan konstruksi berugak menggunakan rangka baja. Kemudian untuk hasil praktik dijadikan aset desa.
“Setelah dilatih, peserta juga kita berikan peralatan. Jadi tinggal mereka melanjutkan usaha ini,” tutur Kades yang baru terpilih ini.
Pemdes berharap, dengan pelatihan ini bisa menciptakan lapangan kerja baru dan mengurangi penggangguran di Desa Segala Anyar. Sebab, potensi pengembangan perbengkelan rangka baja sangat menjanjikan di era modern saat ini. Karena seperti diketahui, untuk pembangunan rumah saja, sebagian besar warga menggunakan rangka baja. Dengan potensi ini, warga yang ingin membangun rumah dengan atap rangka baja, tak perlu mendatangkan tukang dari luar. Selain itu, untuk membuat etalase kaca, warga pun kini tidak perlu lagi membelinya di luar.
“Untuk kedua pelatihan ini kita menggelontorkan dana Rp 100 juta lebih,” bebernya.
Sementara Ketua Karang Taruna Indonesia (KTI) Desa Segala Anyar, Edi Wiranata menambahkan, kedua pelatihan ini ditujukan untuk menambah keterampilan warga. Harapannya, usai pelatihan akan muncul banyak usaha usaha kreatif sebagai pengembangan ekonomi kemasyarakatan. Selain itu, ke depan ia berharap kedua jenis keterampilan ini bisa menjadi salah satu alternatif usaha untuk BUMDes.
“Saya coba memposting hasil pelatihan ini kemarin melalui Facebook. Ternyata banyak warga yang berkomentar ingin memesan, jadi saya rasa ini tidak sia-sia,” pungkasnya. (tar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here