Beranda Headline Upaya Cegah 3C Jelang Natal dan Tahun Baru Oleh Polres Lombok Timur

Upaya Cegah 3C Jelang Natal dan Tahun Baru Oleh Polres Lombok Timur

BERBAGI
MUHAMAD RIFA’I / RADAR MANDALIKA AKBP Ida Bagus Made Winarta SIK

Maksimalkan Peran Timsus, Polsek Lakukan Razia Selektif

Antisipasi kerawanan jelang natal dan tahun baru terus dilakukan Polres Lotim. Polisi juga melakukan pemetaan sejumlah titik rawan kejahatan di daerah ini.
MUHAMAD RIFA’I – LOMBOK TIMUR
SETIAP jelang natal dan tahun baru, Polres Lombok Timur (Lotim) selalu melakukan pengamanan. Bagaimana pun, dua momentum itu merupakan hari libur yang pastinya membuat sejumlah objek vital seperti pelabuhan, dan lokasi wisata akan ramai. Sejumlah posko pengamanan akan dibentuk dengan nama sandi operasi pengamanan natal dan tahun baru.
Jelang natal dan utamanya tahun baru, biasanya aparat keamanan melakukan antisipasi kerawanan. Karena kerap kali marak terjadi aksi pembegalan, perampokan, dan lainnya. Termasuk, melakukan antisipasi penyakit masyarakat, yang bisa menimbulkan konflik sosial. Kesemuanya itu dapat mengganggu terciptanya kondisi yang aman dan damai di tengah masyarakat.
Sebagai bentuk antisipasi dini guna membangun Kamtibmas di Gumi Patuh Karya ini, Kapolres Lotim membentuk Tim Khusus (Timsus) guna melakukan patroli wilayah. Patroli wilayah ini tidak saja dilakukan pada malam hari, tetapi juga pada pagi sampai sore hari.
Dalam membangun Kamtibmas, jelas Polisi tidak bisa sendiri. Tanpa didukung dan kerjasama baik semua pihak, hingga lapisan masyarakat paling bawah. Apalagi, jumlah personel Polisi di daerah ini masih sangat sedikit. Dengan jumlah penduduk daerah ini mencapai 1,3 juta jiwa lebih. Artinya, perbandingan satu personel dengan jumlah penduduk yang ada saat ini, mencapai 1500 lebih. Padahal idealnyya, satu polisi 500 masyarakat.
Di tengah keterbatasan personel serta sarana dan prasarana, pemerintah bersama jajaran kepolisian serta aparat lainnya, tentu harus tetap bahu membahu bagaimana bersinergi menjaga wilayah ini. Belum lama ini, geger dengan aksi pembegalan dengan Tempat Kejadian Perkara (TKP) di wilayah hukum Polsek Sikur. Korban pengendara roda dua itu mengalami luka cukup serius, setelah disabet senjata tajam.
Terhadap kasus tersebut, Kapolres Lotim AKBP Ida Bagus Made Winarta SIK mengaku tetap melakukan pendalaman, dan pengungkapan kasus pembegalan. Identifikasi baik residivis maupun pelaku kejahatan bermodis pembegalan juga sudah dilakukan. Sementara kasus pembegalan TKP jalan negara itu, sedang dilakukan penyelidikan, dan modus operandinya.
Berbekal sejumlah alat bukti seperti kamera pemantau disekitar TKP, berhasil mengetahui ciri-ciri pelaku dan masih dilakukan pendalaman. “Kegiatan kepolisian pada jam rawan kita lakukan secara kontinyu 24 jam,” katanya.
Selain timsus, Kapolres juga memaksimalkan peran semua jajaran Polsek, melakukan razia selektif pada malam hari dan patroli. “Termasuk, melakukan pengungkapan aktivitas peredaran narkoba, Curat, Curanmor, pengendara membawa sajam, dan lainnya,” kata Kapolres Lotim. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here