Beranda Headline Kader Demokrat Sayangkan Rencana DPD

Kader Demokrat Sayangkan Rencana DPD

BERBAGI
DOK/RADAR MANDALIKA HMNS Kasdiono

MATARAM – Rencana DPD Partai Demokrat NTB merombak posisi Ketua Fraksi Demokrat di DPRD NTB, HMNS Kasdiono, ternyata itu tak sependapat dengan kader Demokrat.

Sekretaris Komisi Pemanangan Pemilu DPD Demokrat NTB, Astar Hadi mengatakan, Fraksi Partai Demokrat (PD) salah satu fraksi yang dianggap sebagai fraksi yang paling kompak dan sangat produktif. Menurutnya, sangat disayangkan jika ada isu pergantian ketua fraksi dengan alasan konsolidasi. Ia berpandangan pergantian itu kurang baik, apalagi periode anggota DPRD NTB akan segera berakhir termasuk posisi Kasdiono.
Dia berpendapat kenapa tidak ditunggu saja periode ini berakhir lebih-lebih saat ini Demokrat sedang fokus pada Pileg dan Pilpres.“Di dalam DPRD sendiri kami peroleh informasi, PD yang kompak,” tegas Astar dikonfirmasi di Mataram, kemarin.
Sebetulnya, dia tidak mengetahui isu pergantian itu. Terlebih saat ini dirinya sedang sibuk fokus mengurus Dapilnya sediri. Akan tetapi sepengetahuannya dalam koridor kepartaian sah-sah saja dilakukan pergantian. Ketua dan sekretaris punya hak untuk melakukan itu. Tapi biasanya jika ada pergantian posisi seperti ini jajaran pengurus harian terbatas mengadakan rapat terlebih dahulu.
“Tentunya semua dikembalikan ke ketua yang punya hak priogatif untuk mengambil atau tidak mengambil keputusan tersebut,” katanya.
Ketua Fraksi Demokrat NTB, HMNS Kasdiono yang dikonfirmasi soal rencana itu mengaku, sangat menyangkan sikap tersebut. Terlebih petinggi partai menyampaikan hal itu melalui media alias tidak ada rapat yang dilakukan internal partai sebelumnya. Dengan sikap tersebut justru kata dia, akan merugikan partai sendiri bahkan diinternal dewan sendiri PD dikenal sangat kompak termasuk PD salah satu partai yang kreatif dan kompak.
Kas bersama Nasihun yang akan dirombak posisinya itu mengaku amanah memimpin fraksi dari ketua DPD Demokrat NTB sebelumnya, M Zainul Majdi alias Tuan Guru Bajang (TGB) selama emapt tahun. Amanah yang mereka terima telah dilakukan dengan baik. Namun jika petinggi DPD Demokrat akan melalukan perombakan itu hal itu menurutnya sah sah saja. Menurut Kas jika posisi mereka mau dirombak lantaran mereka tidak mencalonkan diri sebagai calon legislatif 2019 dilihtanya kurang tepat. Sebab, mereka akan tetap menjadi kader Demokrat alias akan tetap berbuat untuk partai.
“Soal adanya rapat di luar saya tidak tau, saya tidak mendapat undangan. Tapi itu sah sah saja,” katanya.
Sebelumnya, dalam jumpa pers yang dilakukan DPD Demokrat NTB menyampaikan bahwa Kasdiono akan dirombak sebagai posisinya. Itu disampaikan Sekretaris DPD Demokrat NTB, Zainul Aidi dan Bupati Lombok Utara, Najmul Ahyar dan petinggi DPD Demokrat lainnya. (cr-jho/r1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here