Beranda Headline Imbauan Cuaca Ekstrim untuk Kota Mataram

Imbauan Cuaca Ekstrim untuk Kota Mataram

BERBAGI

MATARAM —Cuaca ekstrim yang terjadi beberapa hari belakangan ini, membuat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Mataram mengeluarkan imbauan. Ditandatangani Sekretaris BPBD, atas nama Kepala BPBD Kota Mataram, imbauan itu berisi tiga poin.
Pertama, bagi masyarakat diharapkan tidak bepergian ke luar rumah kalau tidak perlu. Kemudian untuk berhati-hati di jalan-jalan yang terdapat banyak pohon besar terutama di Jalan Langko, Pejanggik, Pemuda, Sriwijaya, Majapahit, dan Pancawarga.
Ketiga, dengan kejadian gempa bumi tanggal 6 Desember 2018 dengan skala 5,7 SR, diimbau agar masyarakat menjauhi gedung-gedung. Apabila terjadi gempa untuk tetap tenang dan mencari tempat yang terbuka. Apabila masih berkendara untuk berhati-hati selama masih gempa. Imbauan dikeluarkan pada tanggal 7 Desember 2018.
“Itu imbuan untuk kewaspadaan, jangan sampai terlambat dan terjadi hal tidak diinginkan,” kata Kepala Bidang (Kabid) Darurat dan Logistik BPBD Kota Mataram, I Made Gede Yasa saat dihubungi via ponselnya, kemarin.
Menurut dia, itu hanya imbauan biasa. Tidak ada niat meresahkan masyarakat. Mengingat kondisi cuaca sudah mengkhawatirkan. Dimana terjadi hujan disertai petir. Imbauan itu dibuat berdasarkan peringatan dari Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG). “Imbauan dibuat berdasarkan perkiraan BMKG agar diketahui semua masyarakat,” imbuhnya.
Kenapa surat imbauan ditandatangani Sekretaris, bukan Kepala Pelaksana BPBD Kota Mataram. Menurut Yasa, itu karena Kalak BPBD Kota Mataram sedang tugas dinas ke luar kota. “Tadi (kemarin, red) suratnya dibuat. Kebetulan Kalak masih ke Bandung. Karena memang kondisi seperti ini, tak masalah ditandatangani sekretaris. Toh hanya imbauan agar masyarakat waspada,” jelasnya.
Yasa kembali menegaskan, imbauan dikeluarkan demi kebaikan bersama. “Nggak ada niat lain-lain. Yang penting masyarakat bisa waspada dengan cuaca seperti ini,” tegasnya.
Berdasarkan peringatan BMKG, cuaca ekstrim bisa terjadi hingga akhir tahun. Karenanya, imbauan itu bisa berlaku seterusnya selama kondisi cuaca masih belum bersahabat. “BMKG terus mengeluarkan peringatan. Jangan sampai kita terlambat. Kita hanya meneruskan peringatan BMKG,” sambungnya.
Yasa tak mempermasalahkan imbauan itu telah menyebar secara berantai melalui pesan di WhatsApp (WA). “Bagus menyebar, agar semua tahu. Demi keselamatan bersama daripada tidak sama sekali. Nanti BPBD disalahkan,” ungkapnya,
Sampai saat ini, kata dia, belum ada korban dari cuaca ekstrim di Kota Mataram. Namun BPBD tetap siaga. Anggota BPBD juga tetap keliling melakukan patroli ke seluruh wilayah Kota Mataram. “BPBD harus siaga sebelum, saat, dan pascabencana harus terjun langsung,” tutupnya.
Sementara saat berusaha dikonfirmasi, Kalak BPBD Kota Mataram Dedy Supriadi tak bisa dihubungi. (rin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here