Beranda Headline Gempa, Alhamdulillah Tak Ada Korban Jiwa

Gempa, Alhamdulillah Tak Ada Korban Jiwa

BERBAGI
JHONI SUTANGGA/RADAR MANDALIKA Muh Rum

MATARAM – Gempa berkekuatan magnitude 5,7 SR namun setelah dimutakhirkan menjadi magnitude 5,3 yang terjadi Kamis (06/12) lalu. Terdapat 14 korban, namun beruntung tidak ada yang meninggal dunia.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTB, Muh Rum menjelaskan dari data yang dihimpun sebanyk dua orang luka berat di Lombok Barat, luka sedang tujuh orang dimana dari jumlah itu tiga di Lobar dan empat di Lombok Utara dan enam orang merupakan cedera ringan terdiri dari lima orang di Lobar dan satu orang di KLU.
“Jadi 10 di Lobar saja dan lima di Lombok Utara,” kata Rum kemarin di Mataram.
Adapaun korban asal Lombok Barat itu yang luka berat itu atas nama Ni Kadek Lasmini Dewi kena luka dikepala dan Febryanti luka ditangan kanan. Selanjutnya atas nama Amaq Sirah luka sedang karena tertimpa bangunan, Apni dan Umrah juga luka sedang karena kecelakaan tunggal sepeda motor. Johan Saptadi dan Halilatun Naria kata Rum luka ringan dan hanya keseleo, Malinda juga luka ringan luka akibar engsel pintu dan R.A Nasyie dan Bazmi pingsan karena shock. Sementara untuk di Lombok Utara sendiri kata dia data yang dihimpun satu orang luka ringan yaitu luka memar di pinggul atas nama Mahyudin, Ikhsan, Muhimin dan M Irfan kena luka sobek di kaki dan Karsih luka akibat terjatuh.
“Itu data yang kami terima dulu,” kata dia.
Sementara untuk kerusakan bangunan BPBD belum bisa menjelaskan. Rum saat ditanya tidak berkomentar apapun.
Seperti diketahui Pukul 08.02 WITA kamis (06/12) kemarin gempa bumi tektonik menguncang pulau seribu masjid itu. Tidak saja di Lombok tetapi gempa terasa cukup kerasa di kawasan Denpasar Bali. Beruntung gempa ini tidak berpotensi tsunami.
Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono melalui kepala Geofisika Mataram, Agus Riyanto menjelaskan hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki kekuatan M=5,7 yang setelah dimutakhirkan menjadi M=5,3. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 8,5 LS dan 116,06 BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 10 km arah barat laut Kota Mataram, NTB pada kedalaman 10 km.
Dengan memperhatikan lokasi episenter, kedalaman hiposenter, dan mekanisme sumbernya maka gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas Sesar Naik Flores (Flores Back Arc Thrust).
“Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan gempa ini, dibangkitkan oleh deformasi batuan dengan mekanisme pergerakan naik (thrust fault),” kata Agus dalam keterangan resminya kemarin di Mataram.
Dampak gempabumi ini dilaporkan menimbulkan guncangan di daerah Lombok Utara dalam skala intensitas VI MMI, Lombok Barat dan Mataram V MMI, Lombok Tengah dan Lombok Timur IV MMI, Denpasar III-IV MMI, Jimbaran, Tabanan, Nusa Dua dan Sumbawa III MMI, Karangasem, Singaraja dan Kuta II-III MMI.
Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi tidak berpotensi tsunami Hingga pukul 08.11 WIB, Hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock). (cr-jho/r1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here