Beranda Headline Waspada! Kosmetik Ilegal Masih Ditemukan

Waspada! Kosmetik Ilegal Masih Ditemukan

BERBAGI
TONI/RADAR MANDALIKA TUNJUKKAN: Kepala Balai Besar POM Mataram saat menunjukkan barang bukti kosmetik yang tidak memiliki izin edar kepada wartawan, kemarin.

MATARAM —Masyarakat harus lebih berhati-hati dalam membeli kosmetik maupun obat-obatan. Jika tak teliti, bisa-bisa barang yang dibeli justru berbahaya karena tak memiliki izin edar. Seperti ditemukan Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (POM) Mataram, usai memeriksa 42 distributor kosmetik, lapak-lapak di pasar tradisional, toko kosmetik, online shop, salon hingga klinik kecantikan. Lokasinya tersebar di wilayah Kota Mataram, Kabupaten Lombok Barat (Lobar), Lombok Tengah (Loteng), hingga Lombok Timur (Lotim).
Dari 42 lokasi yang diperiksa, ditemukan kosmetik, obat keras dan obat tradisional tanpa izin edar di 14 lokasi. Yakni 69 item atau 831 buah kosmetik tanpa izin edar, obat tradisional 4 item atau 21 buah. Serta obat keras di sarana yang tidak berwenang sebanyak 5 item atau 676 buah.
Kepala BPOM Mataran, Ni GAN Suarningsih mengatakan, pengawasan harus lebih diperketat. Termasuk melakukan kegiatan penertiban kosmetik ilegal. Menurutnya, jika ingin mendirikan perusahaan kosmetik maka perusahaan harus mencantumkan komposisi, dan nama produk.
Bila tidak mengandung bahan berbahaya langsung diberikan nomor notifikasi, tanpa perlu ada uji laboratorium seperti sebelumnya. “Setiap tahun, di seluruh Indonesia mengadakan penertiban setahun dua kali. Pertama April dan Desember,” katanya.
BPOM juga rutin melalukan pengawasan di sarana-sarana distribusi. Sejauh ini ia mengaku, belum menemukan gudang-gudang kosmetik ilegal. Hanya ditemukan dalam skala kecil di bagian distribusi dan pedagang.
Pengawasan dan penertiban dilakukan sebagai upaya melindungi masyarakat. Sebab, barang-barang tersebut memang tidak boleh beredar di masyarakat. Rencananya, barang-barang sitaan itu akan dimusnahkah dan memanggil pemiliknya. “Produk ilegal mutu dan kualitasnya tidak dijamin,” tegasnya. (sr-ton/r3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here