Beranda Headline Waspada, Human Trafficking Mengintai

Waspada, Human Trafficking Mengintai

BERBAGI
Ahmad Rohadi/Radar Mandalika SERIUS: Puluhan tokoh masyarkat dan tokoh agama serta para perwakilan OPD saat mengikuti sosialisasi waspada tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di Medana Bay Marina Kecamatan Tanjung, kemarin.

KLU —Berbagai persoalan muncul pascabencana gempa yang melanda Lombok Utara. Tak terkecuali ancaman tindak pidana perdagangan orang (TPPO).
Kasus ini pun berpotensi terjadi di daerah yang mengalami bencana. Karena faktor ekonomi, masyarakat pun akan cepat terpedaya.
Kabid Pencegahan TPPO Deputi PHP Kementerian PPPA, Dinno Ardiana menyampakan, sosialisasi terhadap human trafficking ini sangat penting. Hal ini mengingat NTB, NTT dan sebagian besar pulau Jawa merupakan daerah yang terindikasi menghasilkan korban TPPO dari sisi tenaga kerja.
“Makanya saat ini kita fokus di NTB, terutama di Lombok Utara,” ujarnya saat menggelar sosialisasi terkait waspada TPPO, kemarin.
Diakuinya, kasus TPPO di Lombok Utara sudah pernah terjadi, tepatnya 2017 silam atas nama Rabitah salah satu TKI yang bekerja di Timur Tengah. Saat itu kasus Rabitah sempat viral karena adanya indikasi kekerasan yang dialaminya dari majikannya. Dari kasus Rabitah tersebut, Dinno tidak hanya menemukan kasus TPPO, melainkan juga ada indikasi pertukaran organ tubuh. Oleh sebab itu, pihaknya berupaya meminimalisir hal tersebut terjad kembali di KLU. Terlebih saat ini KLU dalam pascabencana yang riskan terjadinya tindak TPPO.
“Angka kemiskinan pascagempa di sini kan diperkirakan meningkat tajam. Sebagian besar kejahatan perdagangan orang itu memanfaatkan tingkat kesejahteraan masyarakat ini,” jelasnya.
Sedangkan modus yang digunakan rata-rata dengan menawarkan bermacam-macam alibi. Namun yang paling umum, sang perempuan dijanjikan bekerja di suatu tempat dengan gaji yang meggiurkan.
“Padahal tujuannya untuk dieksploitasi. Ini yang kita khawatirkan,” sambungnya.
Dari itu pihaknya berharap semua desa bisa mewaspadai adanya TPPO ini. Jangan sampai para mafia masuk dan memanfaatkan situasi masyarakat yang terkena bencana yang melanda. (dhe)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here