Beranda Mataram Mataram Raih Penghargaan DTU

Mataram Raih Penghargaan DTU

BERBAGI
IST/RADAR MANDALIKA PENGHARGAAN: Wali Kota Mataram, H Ahyar Abduh menerima penghargaan Daerah Tertib Ukur (DTU) yang diserahkan Menteri Perdagangan di Bandung Jawa Barat, kemarin.

MATARAM —Berkat sinergitas dan kerjasama semua bidang, serta masyarakat Kota Mataram, penghargaan Daerah Tertib Ukur (DTU) akhirnya diraih. Kemarin, penghargaan DTU diterima Kota Mataram dengan predikat sangat memuaskan. Penghargaan tersebut diterima Wali Kota Mataram, H Ahyar Abduh yang diserahkan Menteri Perdagangan RI. “Terimakasih atas kerjasama bapak/ibu sehingga Kota Mataram meraih DTU ini,” kata Kepala Dinas Perdagangan Kota Mataram, L Alwan Basri melalui rilis yang diterima Radar Mandalika.
Lanjutnya, penghargaan ini bisa diraih karena adanya komitmen tinggi pimpinan daerah di Kota mataram. Serta adanya sinergitas antar pemerintah Kota Mataram dengan pemerintah propinsi, BUMN/BUMD, asosiasi, media dan masyarakat. “Penghargaan ini sebagai penyemangat kami dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Tugas kami akan semakin berat dengan penghargaan ini,” katanya seraya memohon bantuan dan kerjasama semua pihak.
Dalam kesempatan itu, Kota Mataram juga mendapat 200 timbangan digital. Timbangan itu akan digunakan utk pelayanan tera ulang Ukur Takar Timbang Perlengkapannya (UTTP) di pasar dan di luar pasar. Daerah lain yang menerima timbangan itu adalah Kabupaten Buleleng, Kota Pangkalpinang, Kabupaten Sidoarjo, Kota Kupang, Kota Ambon.
Salah satu kriteria sehingga DTU bisa diraih adalah, 50 persen pasar sudah tertib ukur. Diketahui, Kota mataram memiliki 19 pasar. Sebanyak 10 pasar diantaranya sudah tertib ukur, sejak tahun 2015 hingga 2017. Antara lain pasar Dasan Agung, Mandalika, Perumnas, ACC, Kebon Roek, Pagesangan, Pagutan, Abian Tubuh, dan Sindu. Sementara sembilan pasar sisanya, akan didaftarkan sebagai pasar tertib ukur pada tahun 2019. “Sembilan pasar kita daftarkan lagi di tahun 2019 sebagai pasar tertib ukur,” ujarnya.
Untuk tahun ini, Kota Mataram menjadi DTU bersama 12 kabupaten/kota di Indonesia. Di Kota Mataram terdata Ukur Takar Timbang Perlengkapannya (UTTP) sebanyak 16.933 buah. Sedangkan Barang Dalam Keadaan Terbungkus (BDKT) sebanyak 25 produsen.
Potensi alat Ukur, Takar, Timbang dan Perlengkapannya (UTTP) di Kota Mataram saat ini mencapai 228 ribu. Dari jumlah UTTP tersebut, sebagian besar dipergunakan di rumah tangga pelanggan listrik dan air, pasar rakyat dan pasar modern, pusat perbelanjaan, unit layanan kesehatan termasuk posyandu, jasa transportasi dan pengiriman barang. SPBU dan SPPBE serta perusahaan yang menghasilkan Barang Dalam Keadaan Terbungkus.
Sedangkan, jumlah pasar yang telah mendapatkan penetapan sebagai pasar tertib ukur sampai dengan tahun 2017 sebanyak 10 pasar. (rin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here