Beranda Headline Mantan Kades Pengembur Akan Dicekal Berpergiaan

Mantan Kades Pengembur Akan Dicekal Berpergiaan

BERBAGI
DOK/RADAR MANDALIKA Feby Rudi

“Kalau untuk kapan ditahan, tergantung pimpinan kami,”

PRAYA —Karir politik mantan Kades Pengembur, Kecamatan Pujut, Supardi Yusuf makin buram. Perjuangannya merebut kursi di DPRD Udayana NTB, kini gagal fokus setelah dia ditetepkan menjadi tersangka kasus dugaan korupsi ADD bahkan DD tahun 2017.
Selain itu, terbaru sekarang mantan Kades Pengembur yang juga menjadi Caleg dari PAN ini, akan dicekal berpergiaan. Baik ke luar daerah, apapun ke luar negeri. Sebab, dikhawatirkan akan melarikan diri dan menyulitkan penyidikan oleh jaksa di Kajari Lombok Tengah.
Kasi Intel Kejari Lombok Tengah, Faby Rudy mengungkapkan, pihaknya sudah melayangkan permohonan pengajuan pencekalan ke mantan Kades Pengembur. Dia menyatakan, pencekalan tersebut dalam proses pengajuan ke Kejaksaan Tinggi (Kejati ) NTB untuk diteruskan ke Imigrasi Mataram.
“Kalau untuk kapan ditahan, tergantung pimpinan kami,” ungkapnya, kemarin.
Feby menegaskan, selain mengajukan pencekalan ke luar negeri bagi tersangka, pihaknya juga tengah mengumpulkan beberapa bukti baru. Tapi melihat pemanggilan yang dilakukan selama ini, mantan kades ini cukup proaktif. Sehingga, pihaknya percaya kalau dia tidak akan melarikan diri.
“Pencekalan dan penahanan tersangka merupakan hak penyidik kejaksaan. Tapi lihat saja gimana nanti,” katanya.
Sebenarnya, kenapa hingga sekarang mantan kades ini belum dilakukan penahanan karena pihaknya ingin bersangkutan mengembalikan kerugian negara. “Dia sudah ada komitmen untuk melakukan pengembalian,” tuturnya.

Sementara itu, Kasi Pidsus Kejari Loteng, Agung Kunto Wicaksono sebelumnya menegaskan, mantan kades menjalani pemeriksaan sebagai tersangka kedua kalinya. Tapi tidak ditahan karena memang tersangka ada etikad baik.
“Tersangka sudah janji akan megembalikan kerugian itu,” tuturnya. (jay/r1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here