Beranda Praya Metro 2018, Desa Kuta Terbaik

2018, Desa Kuta Terbaik

BERBAGI
IST/RADAR MANDALIKA SERAHKAN HADIAH: Sekdes Kuta saat menerima piala penghargaan menjadi desa terbaik, kemarin.

PUJUT —Desa Kuta ditetapkan menjadi desa terbaik 2018. Hal ini dilihat dari pelayanan kepada masyarakat. Penghargaan desa terbaik ini diberikan pihak Pengadilan Agama Praya, Gugah Nurani Indonesia, dan ITDC.
Atas prestasi ini, Kades Kuta, L Badarudin mengatakan, sejak dirinya terpilih sebagai kades sejak 2012 lalu, disiplin kerja, disiplin berpakaian dinas, disiplin waktu dan pelayanan menjadi yang utama. Termasuk dengan membudayakan senyum, ramah, sopan tutur kata yang baik kepada semua masyarakat.
“Penghargaan ini kami jadikan sebagai motivasi untuk lebih baik lagi. Lebih aman, lebih maju, dan lebih sejahtera di masa mendatang,” ujarnya.
Ia mencontohkan, ketika ada pelayanan isbat nikah gratis yang dilaksanakan oleh GNI, ITDC maupun PA Praya, pihaknya sangat kooperatif dan menyambut baik. Bahkan pihak desa selalu siap melayani masyarakat atas segala berkas yang dibutuhkan.
Dari itu, ke depan ia berharap kepada Kades terpilih agar bisa menjadikan Kuta lebih baik, lebih aman, lebih maju dan warganya lebih sejahtera. Terlebih dalam pelayanan bagi warga yang tersebar di 20 dusun yang kemungkinan pembangunan belum dirasa merata, pihaknya mengajak untuk menyikapi bijaksana.
“Terkait pembangunan yang belum merata di beberapa dusun, bukan karena kami pilih kasih. Sebab, ada beberapa dusun yang masuk dalam kawasan ITDC, jadi merekalah yang berwenang,” ungkapnya.
Dari alasan tersebut, Pemerintah Desa tidak dibolehkan membangun dengan dana desa, kabupaten, provinsi maupun dana pusat untuk beberapa proyek pembangunan desa. Seperti Posyandu, pengaspalan jalan, rabat jalan dan program lainnya.
“Dusun yang masuk kawasan KEK ITDC akan dibangun oleh ITDC sendiri,” jelasnya.
Sementara itu, Manager GNI Lombok, Denok Sari Saputri mengungkapkan, penghargaan yang diterima Desa Kuta ini merupakan bentuk apresiasi Pengadilan Agama Praya bersama GNI dan ITDC. Sebab selama pelaksanaan isbat nikah missal gratis di empat desa lingkar ITDC, Desa Kuta sangat kooperatif. Dari itu pihaknya bersama PA dan ITDC memberikan penghargaan tersebut.
“Ada empat desa di lingkar ITDC, yakni Desa Mertak, Sukadana, Sengkol dan Kuta. Desa Kuta paling kooperatif. Artinya, ketika menyajikan berkas administrasi isbat nikah itu, perangkat desanya memberikan pelayanan maksimal ketika mendampingi warganya. (fiz/tar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here