Beranda Lombok Timur UMK Tinggal Persetujuan Gubernur

UMK Tinggal Persetujuan Gubernur

BERBAGI
MUHAMAD RIFA’I / RADAR MANDALIKA Andika Istujaya

LOTIM – Usulan besaran Upah Minimum Kabupaten (UMK) tahun 2019, sudah mendapat persetujuan Bupati Lombok Timur (Lotim) HM Sukiman Azmy. Saat ini, usulan UMK untuk tahun 2019 itu sudah masuk meja Gubernur NTB, untuk mendapat persetujuan sekaligus penetapan dalam bentuk Surat Keputusan (SK). “Insya Allah, tinggal penetapan Gubernur NTB saja,” kata Andika Istujaya, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Lotim, pada Radar Mandalika via ponselnya, kemarin.
Ia menjelaskan, usulan besaran UMK Lotim itu adalah Rp 2.012.900. Jumlah itu, sesuai dengan kesepakatan bersama dewan pengupahan, dan pihak lembaga terkait lainnya. Selain itu, besaran UMK ditetapkan mengacu pada Upah Minimum Provinsi (IUMP) yang ditetapkan sebesar Rp 2.012.610. “UMK 2019 ada kenaikan sekitar 9 persen lebih dari tahun ini. Tahun ini (2018), besar UMK Lombok Timur Rp 1.800.031. Dedangkan UMK 2019 Rp 2.012.900,” jelasnya.
Lanjut Andika, SK persetujuan atau penetapan UMK oleh Gubernur tidak dikeluarkan berdasarkan siapa yang lebih dulu mengusulkan. Akan tetapi, Gubernur mengeluarkan SK tentang UMK kabupaten/kota, secara bersama-sama. “Mudah-mudahan, segera di SK-kan oleh Gubernur,” harapnya.
Untuk diketahui, Disnakertrans Lotim terus melakukan update terhadap julmlah perusahaan beroperasi di wilayah setempat Data sementara, di Lotim sebanyak 56 perusahaan masuk katagori perusahaan besar, sebanyak 63 perusahaan sedang atau UKM, dan 1571 perusahaan kecil. Selama ini, Disnakertrans Lotim tak pernah menerima laporan pekerja, yang tidak diberikan upah sesuai UMK. (fa’i/r3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here