Beranda Headline Puluhan Warga Mertak Terindikasi DBD

Puluhan Warga Mertak Terindikasi DBD

BERBAGI
ILUSTRASI

PUJUT —Sejak sebulan terakhir, puluhan warga Mertak terindikasi mengidap Demam Berdarah Dengue (DBD). Namun untuk sementara mereka hanya berobat ke Pustu dan ke Puskesmas Kuta.
“Makanya kami mohon Dikes tanggap, paling tidak melakukan fogging,” ujar Kades Mertak, H Bangun, kemarin.
Dijelaskan, warga di wilayahnya memang rawan terkena DBD. Faktornya karena masuknya musim penghujan dan banyaknya kebun dan hutan di wilayahnya.
“Hampir setiap tahun memang begini,” cetusnya.
Sementara itu, Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas Kuta, Zainal Abidin yang dikonfirmasi via ponsel membantah celetukan Kades Mertak. Sebab, sejauh ini pihaknya belum menerima laporan dari petugas di Pustu Mertak tentang temuan DBD tersebut. “Memang beberapa hari lalu pernah ada dua pasien asal Sereneng, Desa Mertak yang dirawat di Puskesmas mengalami penurunan trombosit. Tapi, gejala itu belum dikatakan DBD. Untuk kategori DBD, gejalanya lebih besar dari itu,” jelasnya.
Sementara permintaan untuk fogging belum bisa dilakukan dalam waktu dekat. Sebab, untuk fogging membutuhkan proses dan terdapat kasus yang positif terdapat DBD. Itupun harus dilaporkan ke Dikes agar dipersiapkan anggarannya.
“Yang bisa dilakukan, semua warga menjaga kebersihan, terutama sampah yang bertebaran dan makanan. Dan kami dari Puskesmas insya Allah besok pagi (hari ini, Red) akan meluncur ke Dusun Serenang untuk edukasi masyarakat,” pungkasnya. (tar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here