Beranda Lombok Barat Minta Bursa TKI Timur Tengah Dibuka

Minta Bursa TKI Timur Tengah Dibuka

BERBAGI
WINDY DHARMA/RADAR MANDALIKA H Muhammadun

LOBAR —Bursa Tenaga Kerja Indonesia (TKI) untuk wilayah Timur Tengah (Timteng), masih ditutup. Hal itu dikeluhkan Asosiasi Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (APJATI) NTB. Sebab, cukup banyak kebutuhan TKI untuk wilayah Timur Tengah. “Kami harapkan pemerintah segera membuka lapangan pekerjaan ke Timur Tengah,” ujar Ketua APJATI NTB, H Muhammadun yang ditemui di Kantor Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Lobar, kemarin.
Menurutnya, Provinsi NTB termasuk Lombok Barat (Lobar) menjadi salah satu daerah penyumbang terbesar TKI. Telah adanya Layanan Terpadu Satu Atap (LTSA) membuat pengurusan dokumen TKI lebih cepat, serta terjamin legalitasnya.
Bahkan untuk menjamin kualitas para TKI itu, bersama anggota APJATI lainnya siap membuka Asosiasi Pelaksana Pelatihan Tenaga Kerja Indonesia (AP2TKI). Diperuntukan sebagai bursa TKI yang berasal dari setiap kabupaten/kota di NTB. “Sehingga tidak ada lagi namanya kasus trafficking,” ujar politisi Gerindra ini.
Disinggung tingginya angka kekerasan TKI yang terjadi di Timur Tengah, menurut dia, hampir dimana pun pasti terjadi kasus. Tidak hanya di Timur Tengah, tetapi di Indonesia pun ada. Hanya saja yang diperlukan adalah pengawalan bagi para TKI tersebut. Bahkan dengan adanya undang-undang terbaru terkait TKI, tanggung jawab berada di pemerintah desa.
“Kami harus bekerja sama dengan pemerintah desa dan BPTKI setempat. Melalui undang-undang yang baru ini, kami menyiapkan bursa TKI. Sehingga para TKI akan mendaftar melalui bursa itu,” jelasnya.
Pengamatannya, animo masyarakat menjadi TKI belum mengalami peningkatan. Pascagempa bumi yang melanda beberapa waktu lalu. “Pemberangkatan ditunda sementara waktu karena menyiapkan untuk pembangunan hunian tetap,” pungkasnya. (win/r3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here