Beranda Headline Kalau Diusulkan, Akan Ditolak

Kalau Diusulkan, Akan Ditolak

BERBAGI
Asisten Deputi Pemasaran 1 Regional III yang juga Ketua NTB bangkit, Muh Ricky Fauziyani saat membuka acara Tabel Top dan Gala Dinner dengan memukul gong kemarin di Jakarta.

MATARAM – Asisten Deputi Pemasaran 1 Regional III, Muh Ricky Fauziyani mengatakan mengaku anggaran yang digelontorkan dari Kemenpar ini tidak sedekiti, dimana sebanyak 24 orang ditanggung Kemenpar. Mereka ditanggung mulai dari ticket pemberangakatan dan pemulangan, lokasi hotel pertemuan serta akomodasi lainnya. Kegiatan ini kata dia, adalah bagian dari usulan Dispar NTB yang difasilitasi oleh Kemenpar.
“Kalau mereka lagi mengusulkan saya akan mengatakan tidak (tolak, Red),” tegas Muh Ricky kemarin ditemui disela sela kegiatan.
Roud shouw dan Table Tap yang mana di Jakarta fokus pada misi penjulan destinasi pariwisata prioritas Mandalika dan paket perjalanan dan atraksi dalam negeri dilihatnay berbeda dengan kondisi sebelumnya. Riki menjabarkan target roud show itu ingin melihat berapa banyak trasaksi terjadi, memberikan pemahan ke kota kota besar bahwa NTB sudah layak di kunjungi meski telah terjadi gempa. bahkan acara itu salah satu promosi sekaligus selling wisata NTB. diketahui peserta seller asal NTB sekitar 25 dan Buyer sekitar 27 orang.
Tidak hanya itu folow up dari kegiatan itu juga harus didirong oleh daerah. Pihak Kemenpar akan menunggu laporan seperti berapa potensi transksi yang terjadi antara Seller dan Buyer. Riki kembali menegaskan ini merupakan ususlan kegiatan Dispar NTB sehingga Kemenpar menyetujui .
“Dan kami akan evaluasi kegiatan pastinya,” tegasnya.
Untuk mengevalusi itu kata dia sangat mudah selain menerima laporan dari daerah dimana misalanya berapa jumlah kunjunga wisman yang langsung ke Bandara, kemudian berapa kunjungan ke hotel.
“Semua akan kelihatan semua orang memantu itu” tegasnya.
“Tugas pemerintah regulasi, fasilitasi dan dan kami akan evaluasi. Jangan salah begitu mereka akan menguslkan kegiatan ini saya akan mengatakan tidak. Di bandung di Jogja ramai tapi kok di Jakarta aja gini, tapi kan kita lihat semangatnya,” bebernya.

Sementara itu, pihak Dispar NTB yang tidak mau disebutkan namanya mengaku hal wajar ketika dilakukan evaluasi bagaimana penyelenggaraan kegiatan dalam hal ini Kemenpar sendiri. Ia mengatakan Roudshow dan Tabel Top ini Program yang diikuti oleh para stakeholder pariwisata yang mana misi utamanya adalah bertemu bersama industri pariwisata se DKI selaku buyer dengan pelaku industri pariwisata di NTB selaku seluler. Pertemuan itu guna memberikan keyakinan pariwisata NTB yang terdampak gempa beberapa waktu yang sudah kondusif dan penggerakakan wisata di NTB sudah mulai normal sehingga terjadi kontrak paket wisata kedua pelaku industri.
Pihaknya, membenarkan kegiatan ini usulan dari Pemda ke Kementrian pariwisata sebagaimana yang diwacanakan salah satunya bagaiman Kek Mandalika sebagai kawasan sepuluh destinasi yang didorong Kemenpar.
“Soal evaluasi memang setiap program yang diselenggarakan oleh Kementrian khusus untuk merecoveri kegiatan pasca gemap ini, pasti ada evaluasi,” kata dia terpisah. (cr-jho/r1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here