Beranda Lombok Barat Minim Anggaran Perawatan Jalan

Minim Anggaran Perawatan Jalan

BERBAGI
WINDY DHARMA/RADAR MANDALIKA Made Arthadana

LOBAR —Kerusakan jalan di Lombok Barat (Lobar) sepertinya agak sulit teratasi. Lantaran kurangnya anggaran pemeliharaan jalan yang dimiliki Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Lobar. Dengan total ruas jalan di Lobar mencapai 571 kilometer, anggaran pemiliharaan yang dianggarkan untuk 2018 hanya Rp 600 juta. Jumlah itu dirasa belum ideal.

Kepala Dinas PUPR Lobar, Made Arthadana mengatakan, idealnya dengan total ruas jalan tersebut anggaran pemeliharaan jalan mencapai Rp 4 miliar. “Hampir tidak bisa menjaga jalan,” ujar Made yang ditemui, kemarin.
Kondisi itu membuat jalan yang baru terbangun dua tahun lalu sudah mengalami kerusakan. Sebab jarang dilakukan pembersihan rumbut yang tumbuh, hingga saluran drainase yang kotor. Jika terdapat lubang sedikit pada jalan harus segera ditambal. “Kalau dibiarkan, umur jalan yang seharusnya 10 tahun, tiga atau empat tahun sudah hancur,” ujarnya.
Ironisnya, kata Made, belum ada anggaran untuk pemeliharaan jalan pada APBD 2019. Dinas PUPR masih berusaha mencari anggaran dari internal dinas. “Sampai sekarang belum terisi. Kita masih cari solusi di internal mana yang bisa dirasionalisasi untuk mengisi anggaran perawatan jalan itu,” ungkapnya.
Ia tak memungkiri, menurunnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) Lobar karena bencana gempa berimbas ke Dinas PUPR. Dana Alokasi Umum (DAU) menurun, dari Rp 60 miliar menjadi Rp 40 miliar. “Dari kenaikan DAK, pemenuhan DAU relatif berkurang sekitar Rp 20 miliar,” sebutnya.
Ketua Komisi III DPRD Lobar, H Jamhur tidak membantah kurangnya anggaran pemeliharaan jalan. “Lebih sulit merawat daripada membuat,” ucapnya.
Sebagai solusi, ia meminta adanya peran serta seluruh masyarakat untuk merawat jalan yang sudah terbangun. “Misalnya kalau ada yang tersumbat drainasenya, dibersihkan,” ungkapnya.(win/r3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here