Beranda Headline 3.152 Warga Masih Tinggal di Tenda

3.152 Warga Masih Tinggal di Tenda

BERBAGI
WENDY/RADAR MANDALIKA MEMPRIHATINKAN: Sejumlah warga di Lombok Barat yang tinggal di hunian sementara.

MATARAM – Pasca gempa bumi beberapa waktu yang lalu menggoyang Lombok-Sumbawa. Sampai sekarang, baru ada 15 unit hunian tetap (Huntap) untuk rumah Risha yang sudah siap ditempati. Data ini masih jauh dari jumlah yang dibutuhkan. Dalam penyampaian progres oleh pemerintah untuk data per 3 Desember kemarin, akan dibangun 1.303 unit Huntap dari kebutuhan 4.266 kepala keluarga (KK).

Sementara itu, data jumlah pengungsi masih tergolong besar sebanyak 3.152 jiwa baik di Lombok Barat, Lombok Utara dan Mataram. Pemerintah mengaku, pengungsi yang masih tinggal di tenda karena belum berani tinggal di rumah dikarenakan kondisi rumah retak. Mereka masih khawatir kalau pulang lantas akan terjadi gempa lagi.

“Kegiatan pembangunan proses pemasangan spandek untuk atap dan penggalian tanah untuk pondasi,” terang Humas dan media Poskosatgas Rehabilitasi dan rekonstruksi Gempa Lombok Sumbawa, Tribudi Prayitno, kemarin.
Untuk Rumah Konvensional (RIKO) yang sudah jadibaru 19 unit dari minat 3.956 KK. Sedang dibangun kata dia sebanyak 455 unit progress dan untuk Rumah Kayu (RIKA) yang sudah jadi 7 unit dari minat 4.033 KK dan yang sedang dibangun 166 unit.
“Ada juga Rumah Cetak Raswari Indonesia(RCI) sedang dibangun 8 unit dari minat 40 KK,” bebernya.
Untuk Kelompok Masyarakat (Pokmas)disebutnya masih mengalami kendala dalam pencarian dana tahap kedua, sehingga menimbulkan keterlambatan pembelian bahan bangunan. Ia juga menyampaikan, untuk rumah terdampak dan penanganannya dimana rumah rusak 149.715 unit, total rumah telah dibongkar 74.092 unit, rumah siap dibangun kembali 67,803 unit.
Sementara itu, total terverifikasi Dinas Perumahan dan Permukiman NTB sesuai data 28 Oktober lalu, sesuai SK Bupati sebanyak 74.092 unit. Huntara yang telah dibangun oleh berbagai pihak sebanyak 27.476 unit dan semuanya disebut dalam kondisi masih layak huni. Dia juga menjelaskan, sangat memberikan pendampingan kepada masyarakat untuk membentuk Pokmas dan memudahkan proses distribusi penyediaan rumah dari pemerintah.
Sementara, data senin (03/12) kemarin sebanyak 1. 167 Pokmas yang sudah terbentuk dengan jumlah 14,018 KK. 880 Pokmas yang memiliki SK dengan jumlah 10.587 KK. Sebanyak 769 Pokmas memiliki rekening, 434 Pokmas yang sudah terisi uang bantuan.
“Pokmas yang seharusnya dibentuk dan memiliki SK berdasarkan verifikasi 74.092. Dengan estimasi 1 Pokmas terdiri dari 10 KK,” tutup dia. (cr-jho/r1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here