Beranda Headline Urban Farming Bisa Kuatkan Pangan Nasional

Urban Farming Bisa Kuatkan Pangan Nasional

BERBAGI
IST/RADAR MANDALIKA DEKAT: Ketua Badan Pengawas dan Disiplin Partai Gerindra, Haji Bambang Kristiono saat berbincang dengan petni kedelai.

MATARAM – Ketua Badan Pengawasan dan Disiplin (BPD) Partai Gerindra, H Bambang Kristiono mengatakan, konsep urban farming yang mengedepankan optimalisasi lahan sempit di perkotaan bisa menjadi solusi pangan sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat di tingkat keluarga. Jika dikembangkan dengan baik, konsep urban farming juga bisa mendukung kekuatan pangan nasional di masa mendatang.

“Intinya urban farming ini bisa menjadi solusi bagi emak-emak untuk menekan biaya rumah tangga untuk kebutuhan sehari-hari,” kata HBK dalam keterangan tertulis, kemarin di Mataram.
Selain itu, pola urban farming juga akan membantu menciptakan suasana hijau dan asri di perkampungan Kota. Seperi diketahui, tren urban farming di Indonesia beberapa tahun ini, telah mengalami peningkatan. Pertanian dengan lahan sempit di perkotaan itu digadang bisa menjadi solusi permasalahan pangan. Turunnya jumlah petani, urbanisasi, dan keterbatasan lahan, hingga kini menjadi masalah serius dalam pemenuhan kebutuhan pangan.
Hanya saja, lanjutnya urban farming di Indonesia belum dikembangkan serius untuk memenuhi kebutuhan pangan. Urban farming masih sebatas tren gaya hidup. Tren ini belum diproyeksikan untuk pemenuhan kebutuhan pangan.
“Kalau kita serius, urban farming sebenarnya salah satu upaya untuk mengatasi kelangkaan pangan bahkan mal nutrisi di masyarakat kota,” ujarnya.
HBK menjelaskan, di negera-negara maju, konsep urban farming dapat menyumbang 20-30 persen dari kebutuhan pangan kota. Pemerintah sendiri belum menjadikan pangan sebagai isu utama. Pembahasan pangan hanya dilakukan saat ada krisis. Dan, setiap kali krisis, solusinya adalah impor.
“Paradigma itu yang perlu dirubah,” kata HBK. (cr-jho/r1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here