Beranda Headline Pemuda Gangguan Jiwa Tewas Gantung Diri

Pemuda Gangguan Jiwa Tewas Gantung Diri

BERBAGI
IST / RADAR MANDALIKA TEWAS: Sopian yang ditemukan warga sudah tak bernyawa dalam kondisi tergantung di pohon mangga belakang rumahnya, kemarin.

LOTIM – Belum lama ini, publik dikejutkan dengan kasus penemuan mayat sudah membusuk dalam kamar di Kelayu Selatan Kecamatan Selong, dan pembuangan orok bayi di Kecamatan Sikur Lombok Timur (Lotim). Kini publik kembali dihebohkan dengan sosok pemuda yang nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri.
Korban gantung diri ini adalah M Sopyan, 35 tahun asal Kampung Sandubaya Barat, Desa Labuhan Lombok, Kecamatan Pringgabaya Lotim. Sopyan ditemukan warga sudah tak bernyawa, sekitar pukul 12.30 Wita, kemarin.
Informasi dihimpun Radar Mandalika, kondisi korban yang meninggal gantung diri menyebar di Media Sosial (Medsos) Facebook. Korban diketahui mengidap penyakit gangguan jiwa, dan sudah pernah mendapatkan perawatan medis berupa rehabilitasi.
Sopyan tinggal seorang diri karena kedua orang tuanya sudah lama meninggal dunia. Ia tiga bersaudara, namun terpisah cukup jauh dengan kedua saudaranya. Kakaknya tinggal di Kupang Nusa Tenggara Timur (NTT) karena tugas sebagai seorang polisi. Sedangkan adiknya ikut suami dan tinggal di Bima.
Korban ditemukan tewas gantung diri oleh beberapa bocah yakni Naji dan Bolang alias Rian. Awalnya sekitar pukul 12.30 Wita, Naji dan Rian pergi membeli nasi melewati musala. Berjarak sekitar lima meter dari Tempat Kejadian Perkara (TKP) Sopyan gantung diri. Kedua bocah ini terkejut melihat Sopyan sudah gantung diri di pohon mangga, menggunakan kain yang sudah dipotong-potongnya dan dibuat lilitan seperi tali.
Dua bocah tersebut memberitahukan warga setempat, dan warga langsung berduyun-duyun datang ke TKP. Masyarakat setempat pun, menurunkan korban dari tali gantungannya, dan dibawa ke Puskesmas Labuhan Lombok untuk dilakukan pemeriksaaan secara medis. Saat ditemukan, tidak ditemukan di tubuh korban ada mengeluarkan air liur atau busa keluar dari mulutnya.
Kapolres Lotim, AKBP Ida Bagus Made Winarta SIK membenarkan warga Labuhan Lombok, dikejutkan dengan penemuan korban meninggal karena gantung diri. Olah TKP sekaligus visum terhadap korban, sudah dilakukan polisi. “Informasi diperoleh di lapangan, korban mengalami gangguan jiwa cukup lama. Korban juga diketahui warga setempat, tinggalnya sering berpindah-pindah. Karena kematian korban diterima phak keluarga, sehingga jenazahnya kami serahkan langsung untuk dimakamkan,” terangnya. (fa’i/r3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here