Beranda Headline Omdah: Penderita Malaria, Bukan Warga Asli Loteng

Omdah: Penderita Malaria, Bukan Warga Asli Loteng

BERBAGI
ILUSTRASI

PRAYA —Kepala Dinas Kesehatan Loteng, H Omdah mengklarifikasi pernyataan dari Kepala UPTD Puskesmas Aik Darek, H Harmaen Anshori yang sebelumnya menyampaikan, seorang warga Desa Selebung, Loteng positif malaria. Padahal warga tersebut merupakan warga pendatang.
“Yang mengidap malaria ini warga asal Bima, bukan orang sini,” tegasnya, kemarin.
Meski demikian, pihaknya bersama UPTD Puskesmas Aik Darek sudah melakukan upaya untuk proses penanganannya. Salah satunya dengan memberikan pengobatan secepat mungkin dan kondisi terkini korban sudah membaik dan berangsur pulih.
Sedangkan untuk menindaklanjuti kasus ini, pihaknya sudah menyampaikan ke UPTD Puskesmas di Loteng untuk segera melakukan aksi sosial dengan bersih-bersih lingkungan bersama warga.
“Upaya ini salah satu cara mencegah malaria, demam berdarah dan penyakit lainnya,” ungkapnya.
Meski begitu, dengan adanya status Lombok Tengah yang sudah dicanangkan bebas sebagai Kabupaten Bebas Malaria oleh pemerintah pusat ini, tidak menutup kemungkinan ada indikasi positif malaria bagi warga yang tidak menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di wilayah masing-masing.
Terpisah, Kepala UPTD Puskesmas Batunyala, Saparudin menyampaikan, dengan adanya warga yang positif malaria, bukan berarti status bebas malaria di Loteng dicabut. Sebab, tidak mungkin dicabut sepanjang API (Anual Parasit Indek) atau angka penderita positif malaria masih di bawah 5: 1.000 penduduk.
“Apalagi angka API Loteng masih di bawah 1:1000 penduduk. Biar bagaimanapun kita harus tetap waspada,” ujarnya. (fiz)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here