Beranda Lombok Barat Dialog Interaktif Membangun Lombok Barat

Dialog Interaktif Membangun Lombok Barat

BERBAGI
DIALOG: Suasana dialog interaktif antara Dirut RSUD Tripat drg H Arbain Ishak dengan Ketua Komisi IV DPRD Lobar, Munawir Haris di DPRD Lobar, kemarin.

Upaya Legislatif dan RSUD Lobar Tingkatkan Pelayanan Kesehatan

PELAYANAN kesehatan bagi masyarakat terus menjadi perhatian pihak legislatif maupun eksekutif. Sebab pelayanan ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat, terutama yang kurang mampu. Selain itu pelayanan yang baik dan ramah menjadi suatu yang diperlukan demi kenyamanan masyarakat.
Hal ini menjadi topik dialog interaktif membangun Lobar, kemarin. Menghadirkan langsung nara sumber dari Kepala RSUD Tripat drg H Arbain Ishak dan Ketua Komisi IV DPRD Lobar Munawir Haris.
Beberapa permasalahan dan kendala dalam pelayanan di RSUD tripat dikemukakan oleh Arbain. Mulai dari keterbatasan alat kesehatan hingga kurangnya dokter spesialis yang dimiliki RSUD plat merah tersebut.
Sebab sejauh ini RSUD Tripat hanya mempunyai 120 tempat tidur. Sedangkan untuk tenaga kesehatan, hanya ada 13 dokter spesialis plus 17 dokter umum. Jumlah itu masih dirasa belum ideal.
“Perawat dan bidan sebanyak 182 orang, non perawat 63 orang, serta petugas non medis 159 orang,” bebernya.
Meski demikian beberapa program unggulan ditawarkan RSUD milik Pemkab Lobar. Diantaranya program rujukan pasien bibir sumbing dan ortodentis dimana RSUD Tripat sering dijadikan lokasi operasi.
“Saat ini RSUD Tripat sudah menjadi lokasi rujukan,” ungkapnya.
Terkait pelayanan sendiri, tak bisa dipungkiri masih ada saja masyarakat yang mengeluhkan. Terutama pelayanan dari segi tenaga medis yang di nilai kurang ramah. Hal ini harus menjadi perhatian serius bagi pihak Kesehatan. Baik dari Dinas Kesehatan Lobar maupun RSUD Tripat. Mengingat tenaga medis dan pelayanan yang ramah menjadi ujung tombak pelayanan di rumah sakit.
Selain itu, di bidang keuangan RSUD Tripat sering mengalami kesulitan keuangan. Terlebih lagi dengan masih belum terbayarkannya klaim BPJS. Membuat pihaknya terpaksa meminta pengertian pihak ketiga untuk mengerti kondisi itu.
Menanggapi hal ini, Ketua Komisi IV DPRD Lobar, Munawir Haris mengaku jika legislatif sangat serius dan selalu siap membackup kebutuhan RSUD Lobar. Demi pelayanan yang baik bagi masyaarakat.
Bahkan terkait dengan kondisi kesulitan keuangan itu, Politisi PAN itu mempersilahkan pihak RSUD untuk meminjam dana dari pihak ketiga. Baik itu Bank Daerah atau rekanan dari RSUD.
“Tidak masalah, rumah sakit pinjam dulu ke pihak ketiga, kami dari DPRD siap dukung untuk penganggaran,” ujarnya.
Sedangkan terkait dengan kebutuhan dokter spesialis, Munawir menilai memang hal itu menjadi kebutuhan. Menurutnya jauh labih kecil biayanya jika merekrut dari pada menyekolahkan dokter yang dimiliki. Hanya saja untuk perekrutan ASN masih menjadi regulasi pusat.
Namun ke depan dengan adanya sistem Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) dimungkinkan Pemkab merekrut sendiri.
“Kalau mau merekrut spesialis, kami pada dasarnya di DPR sepakat untuk itu,” ujarnya. (win/adv)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here