Beranda Mataram Sarankan Warga “Besiru” Bangun RIKO

Sarankan Warga “Besiru” Bangun RIKO

BERBAGI
DOK/RADAR MANDALIKA BISA GOTONG ROYONG: Pondasi RIKO milik warga di Pengempel Indah, Sanubaya. Warga disarankan menerapkan cara gotong royong untuk membangun RIKO.

MATARAM —Ketersediaan panel rumah instan sederhana sehat (Risha), masih menjadi masalah hingga saat ini. Mensiasatinya, pemerintah pun mendorong kelompok masyarakat (Pokmas) secepatnya merealisasikan rumah instan konvensional (RIKO).
Mengenai cara pengerjaannya, Asisten I Setda Kota Mataram L Martawang menyarankan masyarakat menghidupkan kembali budaya “besiru” atau gotong royong. “Perlu ada revitalisasi budaya besiru dalam membangun RIKO. Sehingga tingginya ongkos tukang bisa diminimalkan dengan cara gotong royong,” kata Martawang seraya menyebut, jika pihaknya telah meminta Dinas Perkim segera merealisasikan dukungan 10 sak semen ke masing-masing rumah. “Stimulus itu gairahkan masyarakat secepatnya bekerja,” imbuhnya.
Diakui, pembangunan RIKO sempat terkendala di tukang. Solusinya, bisa dikerjakan dengan cara gotong royong. “Gak usah menunggu lama-lama. Tukang bisa dari lingkungan setempat agar uang nggak beredar di luar,” sarannya.

Martawang menambahkan, tim rehabilitasi dan rekonstruksi setiap Senin selalu melakukan pertemuan untuk memprogress kegiatan seminggu dan rencana seminggu kedepan. “Kita juga tetap pantau progresifitas di lapangan,” sebutnya.
Dalam rapat evaluasi juga terungkap jika pemkot juga tetap mencari peluang kepada pihak perusahaan yang memproduksi panel Risha. Apakah UMKM atau BUMN. Termasuk dari pihak perusahaan di luar Lombok, yakni PT Pembangunan Perumahan Urban asal dari Purwakarta Jawa Barat yang akan membantu mempercepat proses pembuatan panel Risha. “Kita dorong Pokmas MoU dengan mereka (BUMN) atau siapapun asal kredibel,” ujarnya.
“Pemerintah cari peluang untuk percepatan. Ada yang sudah siap panel, tapi belum lengkap baut dan ring. Kita minta segera dilengkapi,” sambungnya. (rin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here