Beranda Headline PH Akan Temui Zainul di Malaysia

PH Akan Temui Zainul di Malaysia

BERBAGI
IST/RADAR MANDALIKA Noerman Adhiguna

MATARAM – Penasihat hukum (PH) yang diutus Konsulat jenderal republik Indonesia (KJRI) dan kedutaan besar republik Indonesia (KBRI), hari ini akan menemui Tenaga Kerja Indonesia (TKI) Zainul Watoni asal Desa Aik Bukak, Kecamatan Batukliang Lombok Tengah. Kedatangan PH ini dalam rangka memberikan bantuan hukum kepada Zainul yang dituntut hukuman gantung sampai mati. Sebab, Zainul telah membunuh warga setempat.

Dimana, Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Mataram (BP3TKI) Mataram masih belum bisa mendapatkan perkembangan informasi lebih. BP3TKI Mataram hanya menyampaikan Zainul akan ditemui penasihat hukum.
“Ini kasusnya baru-baru, proses hukumnya masih lama,” kata Plt Kepala BP3TKI Mataram, Noerman Adhiguna, kemarin di Mataram.
Kasus Zainul kata dia, baru tuntutan meski dituntut hukuman gantung sampai mati, namun itu merupakan tuntutan maksimal sehingga diharapkan dengan adanya pendampingan yang difasilitasi KJRI dan KBRI, akan lebih meringankan tuntutan. Noerman juga menyampaikan bahwa Zainul memang benar tidak tercatat sebagai salah satu TKI prosuderal. Kabar yang diterima dari pihak keluarga, dia berangkat sejak beberapa hari pasca pemilihan Kepala Daerah tahun 2018. Ia berangkat ke Johor Malaysia melalui jalur Batam.
“Itu info yang kami terima dari pihak keluarga,” katanya.
Noerman mengaku, belum berani menyampaikan informasi lebih jauh sebelum mendapatkan pemberitahuan dari pihak KJRI dan KBRI. Ia mengaku bahwa apapun perkembangannya nanti pihaknya pasti akan diberitahu.
Noerman sedikit menyinggung proses hukum dimana siapapun tentu akan mengikuti aturan negara setempat ketika dia melakukan pelanggaran hukum. Sama halnya dengan di Indonesia ketika orang Asing melakukan satu pelanggaran, tentu akan diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
“Baru tuntutan, dia nanti akan mendapatkan pembelaan,” tegas dia.

Sementara itu, Ketua Lombok Malaysia, Salman Alfarisi juga menyampaikan akan melakukan pendampingan psikologis bagi TKI asal Lombok Tengah itu. Dalam waktu dekat, dia akan mencoba bertemu bersama bersangkutan meski proses hukum tetap akan berjalan.
“Saya sedang mencari jalan untuk jumpa dengan warga itu,” kata Salman dikonfirmasi koran ini yang keberadaannya di Malaysia. (cr-jho/r1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here