Beranda Headline Pejabat di Loteng Mulai Cemas

Pejabat di Loteng Mulai Cemas

BERBAGI
JAYADI/RADAR MANDALIKA HM Nursiah

PRAYA —Perombakan posisi pejabat di lingkup Pemkab Lombok Tengah akan kembal dilakukan. Mutasi kali ini, akan dilakukan secara besar-besaran. Mulai dari eselon II, III dan IV. Mutasi akan dilakukan awal tahun 2019.

Sekda Lombok Tengah, HM Nursiah menyampaikan, untuk mutasi pasti akan dilakukan, untuk kapan tepatnya pihaknya masih belum bisa menyampaikannya. Tapi kemungkinan akan dilakukan awal tahun 2019 mendatang. Mutasi tersebut dilakukan untuk mengisi kekosongan beberapa kursi karena ditinggal pensiun dan sebagai oleh pejabat sebelumnya.
“Kalau untuk Kadis tidak ada yang kosong, sudah terisi semua. Tapi kemungkinan akan dilakukan penggeseran di sana juga,” ungkap Nursiah kepada wartawan, Jumat lalu.
Nursiah menyatakan, pihaknya akan sagera membahas persoalan mutasi ini, baik bersama dengan dinas terkait maupun Bupati serta Wakil Bupati. Sekda mengaku, jumlah pejabat yang diusulkan mutasi ratusan pejabat. Termasuk ada beberapa dari III, IV dan lainnya. Tak menutup kemungkinan juga, mutasi para kepala sekolah (Kasek).
“Jabatan eselon III, karena pejabat sebelumnya pensiun bahkan ada yang meninggal dunia harus kita isi,” ujarnya.
Menurut Sekda, mutasi dalam lingkar birokrasi sudah hal yang biasa. Dan para pejabat sudah mengetahui dari awal. Sehingga, untuk mereka yang dilakukan mutasi nantinya harus tetap bekerja profesional untuk memberikan pelayanan sepenuh hati ke masyarakat. Selain itu, untuk ageda mutasi pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan BKPP untuk segera dibahas.
Sekda menerangkan, pengisian pejabat beberapa jabatan kosong tersebut merupakan bagian dari implementasi dari peningkatan kinerja ASN. “Ini juga sebagai bentuk pengembangan karir dan promosi terhadap ASN itu,” tuturnya.

Terpisah, Bupati Lombok Tengah H Moh. Suhaili FT mengatakan, mutasi akan dilakukan dalam waktu dekat ini. “Kita upayakan secepatnya akan melaksanakan mutasi ini. Agar semua jabatan yang lowong terisi semua,” kata Suhaili.
Bupati menegaskan, mutasi yang akan dilakukan salah satu sebagai syarat, kemudian pihaknya akan melihat potensi para pejabat itu. Kalau memang punya potensi, maka akan diberi jabatan yang sesuai dengan kemampuannya. Selain itu, ini semata untuk mengisi jabatan yang sudah ditinggalkan pensiun oleh pejabat sebelumnya.
“Ini merupakan mutasi biasa,” jelasnya. (jay/r1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here