Beranda Headline Dua Warga Malaysia Dideportasi Tadi Malam

Dua Warga Malaysia Dideportasi Tadi Malam

BERBAGI
IST/RADAR MANDALIKA AKAN DIPULANGKAN: Pihak Imigrasi Mataram saat memberikan keterangan pers, kemarin.

MATARAM – Dua warga negara asing (WNA) asal Malaysia inisial MA bin MY dan A bin A didepoortasi tadi malam. Mereka disanksi administratif oleh Imigrasi Mataram berupa dikembalikan ke negara asalnya karena telah melanggar aturan keimigrasian.
Kepala Seksi Intelejen dan Penindakan Imigrasi, Kantor Imigrasi Kelas I Mataram, Yusriansyah Fazrin mengatakan, MA datang ke Lombok dengan memakai Bebas Visa kunjungan (BVK) pada 6 Juli lalu. Sama halnya dengan A bin A pada 3 Agustus lalu yang juga mengunjungi pulau seribu masjid itu memakai BVK. Mereka datang dengan tujuan menyelenggarakan urusan bisnis yaitu jual beli Tokek.
Di lapangan, MA bermukim di Pringgabaya, Lombok Timur sementara A bin A tinggal di Bayangkan Kabupaten Lombok Utara. MA dibantu warga lokal berinisial S, sedangkan A bin A diberi tempat tinggal warga berinisial MS.
“Warga lokal yang membantu mereka pemilik Tokek,” kata Fazrin dalam keterangan tertulis kemarin di Mataram.
Selama mereka di Lombok, mereka dibantu warga lokal yang menyediakan tempat tinggal. Sementara setelah dicek dokumen mereka melanggar UU ke imigrasian yaitu, pasal 78 ayat 3 yang intinya berbunyi orang asing pemegang izin tinggal yang telah habis masa berlakunya lebih dari 60 hari dari batas waktu izin tinggal yang diberikan. Namun dua WNA ditemukan memiliki jenis visa untuk berwisata namun ternyata mereka melakukan kegiatan bisnis.
“Ini tidak boleh apalagi masa visa 60 hari telah habis jadi konsekuensi administrasi dideportasi,” tegasnya.
Dua WNA Malaysia itu diamankan petugas intelijen dan penindakan keimigrasian Kantor Imigrasi kelas I Mataram dibantu Polres Lombok Timur di Dusun Sanggar Sukun, Desa Anggaraksa, Kecamatan Pringgabaya, Lombok Timur, dan MS, selaku pemilik binatang Tokek pada Rabu (28/11) kemarin dan langsung dimasukkan ke ruang detensi Kantor Imigrasi Kelas I Mataram.
Fazrin menjelaskan, pelaksanaan diportasi akan dilakukan langsung kemarin melalui Bandara Internasional Lombok-Kuala Lumpur dengan Air Asia pada pukul 20.30 WITA.
“Tidak ada toleransi makanya nanti malam (tadi malam, Red) kita langsung pulangkan,” tutupnya. (cr-jho/r1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here