Beranda Praya Metro Pilkades Lajut Belum Final?

Pilkades Lajut Belum Final?

BERBAGI

PRATENG —Sejumlah warga Desa Lajut, khususnya pendukung Cakades nomor 2 dan 3 rupanya masih belum menerima keputusan tim penyelesaian sengketa hasil Pilkades Lombok Tengah. Bahkan, cuitan Kades terpilih, Suryaninggrat pada Radar Mandalika edisi Kamis, 29 November kemarin dinilainya mengada-ada.
Yusuf, salah satu pemuda Dusun Ledang sekaligus Timses nomor 2 mengatakan, Suryaninggrat tidak tahu persis perkembangan yang ada di Desa Lajut saat ini. Diamana Ketua BPD beserta jajarannya sudah menarik surat pengusulan dari panitia Pilkades ke DPMD karena belum diplenokan. Bahkan pelaksanaannya masih dalam tahapan rekapitulasi kotak suara tapi sudah dibawa ke kabupaten.
“Begitu ambisinya panitia Pilkades menyerahkan hasil Pilkades yang masih saya anggap abal-abal ke BPD. Sangat terkesan sekali panitia ingin melepaskn persolaan ini ke BPD,” sesalnya.
Memang pada saat itu lanjutnya, BPD tanpa pernah berpikir panjang atau mengklarifikasi kepada panitia dan langsung membuat surat pengantar untuk dilanjutkn ke DPMD dengan beberapa masukan dari tokoh masyarakat. Oleh karena itu, panitia Pilkades masih meninggalkan persoalan tidak lengkapnya mengenai hasil Pilkades. Sehingga dengan dasar itu BPD mencabut laporan yang diajukan ke DPMD untuk diserahkan kembali kepada panitia Pilkades agar bisa diselesaikan sesuai mekanisme atau hukum yang berlaku.
“DPMD telah mengembalikan laporan tersebut kepada Ketua BPD yang ditrima langsung di rumah dinasnya 25 November lalu. Jadi kembali saya tegaskan, proses Pilkades di Desa Lajut belum selesai,” bebernya.
Terpisah, Sahril, salah satu warga Dusun Selebung juga mengemukakan bahwa persoalan Pilkades di desanya jangan dianggap enteng. Sebab, polemik ini membuat dirinya geli terhadap sikap Pemkab yang tidak bijak melihat situasi di Desa Lajut. Sebab, mestinya sehari setelah pencoblosan ditindaklanjuti dengan rekapitulasi dan pleno. Karena hal tersebut sesuai dengan Perbup nomor 12 Pasal 19 ayat 1 tahun 2018.
“Tapi ini kan tidak mereka laksanakan itu sampai sekarang,” sesalnya. (tar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here