Beranda Mataram Dari Peragaan Busana Ala ASN Pemkot Mataram

Dari Peragaan Busana Ala ASN Pemkot Mataram

BERBAGI
RIRIN/RADAR MANDALIKA TAMPIL: Inilah penampilan salah satu ASN saat peragaan busana memperingati Hari Korpri ke 47, kemarin.

Suporter Tak Kalah Heboh, Peserta Kenakan Mutiara Hingga Tenun

Aparatur sipil negara (ASN) lingkup Pemkot Mataram sejenak melupakan rutinitas hariannya di balik meja. Perwakilan ASN tampil di atas catwalk, rekan-rekannya memberi support.

RIRIN FITRIANA-MATARAM
SUASANA halaman kantor Wali Kota Mataram, kemarin pagi, tampak beda. Di balik panggung yang berada tepat di bawah pohon asam atau bawah bagek, puluhan wanita yang berstatus ASN sudah siap dengan tampilan busana hingga dandanan yang tak biasa.
Rupanya hari ini, sebanyak 25 ASN perempuan akan berlenggak lenggok di atas cat walk. Ibarat peragawati professional untuk mengikuti lomba peragaan busana dalam rangka HUT Korpri ke 47.
Sesuai tema acara yang dirangkai launching Kemilau Mutiara Mataram, maka peserta diharuskan menggenakan mutiara sebagai salah satu aksesoris. Para peserta pun benar-benar all out. Dari busana, dandanan hingga cara berjalan. Tak kalah dengan peragawati professional. Padahal mayoritas ASN ini sudah berstatus ibu-ibu, namun tak canggung bergaya di atas panggung.
Di bawah panggung, tiga dewan juri siap menilai para peserta. Dewan juri adalah Ketua GOW Kota Mataram, praktisi kecantikan dan salon terkenal di Kota Mataram. Penilaian tentunya komplit, dari sisi penampilan hingga busananya.
Di belakang dewan juri, tak kalah heboh adalah para supporter masing-masing peserta. Seperti supporter dari Satpol PP yang semangat memberikan dukungan kepada jagoannya. Adapula supporter peserta yang telah mempersiapkan dukungan menggunakan kertas hingga balon bertuliskan nomor peserta. “Cuit cuit,” celetuk Dansat Pol PP Kota Mataram, Bayu Pancapati saat memberikan semangat ke anggotanya yang tampil di catwalk.
Dikatakan Asisten III Setda Kota Mataram, Baiq Evi Ganevia, kegiatan ini salah satu acara memeriahkan HUT Korpri ke 47. “Peragaan busana ini diikuti peragawati dari dinas/instansi,” kata Evi saat membuka acara.
Diakui, antusias para peserta sangat tinggi. Tercatat 25 peserta akan mengikuti peragaan busana. “Ini kegiatan pertama oleh Korpri Kota Mataram. Biasanya diadakan GOW untuk memperingati Hari Ibu dan kegiatan kewanitaan lainnya,” ujarnya.
Selain tampil dengan aksesoris mutiara, peserta juga dominan menggenakan kain tenun dan kebaya yang telah dimodifikasi. Tenun menjadi baju, rok, blazer hingga celana. “Lumayan jadi hiburan buat kita,” celetuk salah satu ASN yang turut menyaksikan peragaan busana disela-sela aktivitas kerjanya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here