Beranda Praya Metro Aplikasi PPID untuk Keterbukaan Informasi ke Masyarakat

Aplikasi PPID untuk Keterbukaan Informasi ke Masyarakat

BERBAGI
IST/RADAR MANDALIKA PEMBUKAAN: Wakil Bupati Loteng, HL Pathul Bahri, Asisten III Setda Loteng, dan sejumlah pejabat provinsi saat berdiri menyanyikan lagu Indonesia raya di Grand Royal Batujai, kemarin.

PRAYA — Pemkab Lombok Tengah (Loteng) mensosialisasikan pengamanan data dan melaunching aplikasi Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID), kemarin. Tujuan kegiatan tersebut untuk keterbukaan informasi ke masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung di Hotel Grand Royal Batujai langsung dihadiri Wakil Bupati, HL Pahul Bahri , Dinas Komunikasi, Informatika dan statistik Provinsi NTB, ketua komisi informasi NTB, Asisten administrasi Setda Loteng dan seluruh SKPM.
Wakil Bupati Loteng, HL Pathul Bahri menyampaikan, keterbukan informasi ke publik adalah sebuah keharusan, sehingga Pemkab harus mampu mengeluarkan terobosan. Hal ini juga merupakan amanat UU nomo 14 tahun 2008 tentang keterbukaan infomasi publik.
“Dengan mengedepankan sebuah informasi Publik, segala sesuatu yang berpotensi menimbulkan gejolak dapat diminimalisir,” kata Pathul Bahri, kemarin.
Namun, pengamanan data dalam keterbukaan infomasi publik itu harus diberikan sandi yang dirahasiakan. Sebab, sandi merupakan salah satu urusan wajib pemerintah sebagaimana tertuang dalam UU Nomor 23 tahun 2014. “Persandian juga mempunyai tugas dan fungsi yang lebih luas yaitu bagaimana mengamankan sebuah aset pemerintah, baik informasi, dokumen, data jaringan bahkan personal atau orang- orang yang terlibat dalam persandian itu sendiri,” ucapnya.
Dia menyatakan, pihaknya yakin jika masyarakat menantikan keterbukaan informasi tersebut, kedepanya masyarakat dapat mengakses segala informasi yang dibutuhkanya dengan mudah. “Keterbukaan informasi adalah sebuah keniscayaan yang harus ditunaikan,” tegasnya.
Ia menjelaskan, badan publik sebagai sumber informasi publik harus mempunyai wadah khusus untuk pelayanan informasi yang disebut PPID. Tujuan pembentukannya untuk memudahkan masyarakat mengakses informasi yang dibutuhkan. “Melihat begitu pentingnya PPID dalam menyajikan informasi kepada masyarakat, Diskominfo tengah berhasil membuat sebuah aplikasi PPID, Sehingga saya harapkan aplikasi ini dapat dimampaatkan,” ucapnya.

Sementara itu, Kadis Kominfo Loteng, H Zarkasih menyampaikan kegiatan tersebut dilakukan adanya perubahan paradigma dibidang persandian, dimana selama ini tugas persandian di daerah adalah membantu pemerintah dalam mengamankan dan menyalurkan informasi yang yang berkelasifikasi sandi, baik dari pemerintah pusat kepada pemerintah daerah atau sebaliknya melalui proses inskripsi dan diskripsi berita.
“Oleh karena itu, kami merasa perlu mensosialisasikan peran pungsi persandian dan tentang bagaimana pentingnya pengamanan informasi dan bagaimana cara mengamankanya,” katanya. (jay/r1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here