Beranda Lombok Timur Pengedar dan Sabu 17 Gram Diamankan

Pengedar dan Sabu 17 Gram Diamankan

BERBAGI
IST / RADAR MANDALIKA BEKUK: Dua pengedar narkoba yang lama menjadi TO tim operasi antik Sat Resnarkoba Polres Lotim, setelah berhasil diringkus dengan alat bukti sabu.

LOTIM – Dua pengedar narkotika jenis sabu, diciduk tim operasi antik Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polres Lombok Timur (Lotim). Dua pengedar ini diciduk pada tempat berbeda di Dusun Anjani Selatan, Desa Anjani, Kecamatan Suralaga Lotim. Dua pengedar yang lama masuk dalam Target Operasi (TO) itu diringkus di Anjani sekitar pukul 22.15 Wita, Sabtu (24/5) lalu.

Kedua TO itu adalah Deden Rahman, 26 tahun dan Muhamad Junaidi Mohamad, 23 tahun. Keduanya berasal dari Dusun Anjani Selatan, Desa Anjani, Kecamatan Suralaga Lotim. Pengintaian dan penggerebekan dilakukan Tim Operasi Antik terhadap kedua pelaku, setelah mendapatkan informasi dari masyarakat sekitar, atas aktivitas kedua pelaku yang kerap mencurigakan.
Setelah mendapatkan data cukup, sekitar pukul 23.15 Wita kemudian dilakukan penggerebekan terhadap kedua pelaku, di rumah Deden. Begitu keduanya tak bisa melarikan diri, penggeledahan pun dilakukan Tim Antik. Dari penggeledahan itu, Tim Antik mengamankan dua bungkus klip berisi sabu, serta plastik klip yang diduga berisi narkotika jenis sabu. Setelah kedua pelaku ditanya kepemilikan barang terlarang tersebut, mereka pun mengakui bahwa itu adalah miliknya. Begitu mengakui itu adalah barangnya, kedua pelaku langsung digiring ke Mapolres Lotim, bersama barang bukti obat terlarangnya.
Barang bukti diamankan dari pengedar berupa satu bungkus klip plastik berisi sabu seberat 10,03 gram, satu bungkus plastik klip berisi kristal bening diduga narkotika jenis sabu seberat 5,05 gram, dan satu plastik klip lagi berisi 1,96 gram sabu. Barang bukti lain diamankan, satu buah timbangan digital, satu bungkus klip kosong, dua korek api gas, dua gunting dan satu lakban. Sementara barang bukti diamankan dari dapur Deden, satu dompet berisi jarum, tutup bong, skop plastik dan dua pipet plastik.
Kapolres Lotim, melalui Kasat Resnarkoba Polres Lotim, IPTU Surya Irawan membenarkan penangkapan kedua pengedar narkoba jenis sabu itu. Kedua pelaku terancam dijerat dengan pasal 112 ayat (2): memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan narkotika golongan I bukan tanaman, beratnya melebihi 5 gram penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun. Pasal 114 ayat (2): menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, atau menyerahkan narkotika golongan I, penjara paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun.
Selain itu, jug dijerat Pasal 132 ayat (1): percobaan atau permufakatan jahat. Pasal 127 ayat (1): setiap penyalah guna narkotika golongan I bagi diri sendiri dipidana dengan pidana penjara paling lama 4 (empat) tahun. “Kita masih akan terus melakukan pengembangan. Barang bukti ini nanti kita uji laboratorium ke Polda Bali,” pungkasnya seraya mengimbau masyarakat menjaga keluarganya tidak terjerat dari barang terlarang seperti narkoba. (fa’i/r3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here