Beranda Headline PC PMII Tuntut Nuril Dibebaskan

PC PMII Tuntut Nuril Dibebaskan

BERBAGI
TONI/RADAR MANDALIKA TUNTUTAN: Massa aksi dari PC PMII Kota Mataram saat berorasi di depan Mapolda NTB mendesak pelaku asusila komunikasi verbal agar dipecat, diadili dan dipenjarakan, kemarin.

MATARAM -Kasus hukum yang menjerat mantan guru honorer SMAN 7 Mataram, Baiq Nuril Makmun, terus mendapat perhatian berbagai kalangan. Protes dan simpati dari kalangan aktifitis semakin deras mengalir. Salah satunya dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) cabang Kota Mataram.
Saat menggelar aksi demonstrasi yang di depan Mapolda NTB, kemarin, massa aksi menuntut aparat penegak hukum memenjarakan pelaku asusila komunikasi verbal yang tak lain mantan Kepala SMAN 7 Mataram. “Kami menuntut pelaku komunikasi verbal agar segera diadili dan dipenjarakan. Serta dipecat dari jabatan yang diembannya,” tegas M Fadullah, koordinatur umum (kordum) aksi seraya meminta dihadirkan penyidik di depan massa aksi untuk memberikan keterangan.
Usai menyampaikan aspirasinya di Mapolda NTB, massa aksi bergeser ke kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Mataram. Sempat terjadi aksi dorong pintu gerbang Kejari Mataram karenakan massa aksi tidak diizinkan masuk dan menemui Kepala Kejari (Kajari) Mataram.
Setelah negosiasi dengan pihak keamanan, perwakilan massa aksi dibolehkan bertemu Kajari Mataram. Di depan Kajari, Kordum menyampaikan tuntunannya untuk mendesak Mahkamah Agung (MA) agar menggunakan nurani dalam memutus kasus hukum Nuril. Kemudian mendesak agar Nuril segera dibebaskan dari status hukum, memecat oknum pejabat yang melakukan tindak asusila terhadap Nuril, dari jabatan yang sementara diembannya. Serta meminta hukum ditegakkan seadil-adilnya.
PC PMII Kota Mataram juga mengimbau kepada perempuan di tanah air agar tidak takut bersuara dan melawan saat menjadi korban pelecehan. “Perempuan harus dimuliakan dan dilindungi,” tegasnya. (cr-ton/r3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here