Beranda Praya Metro Media jadi Ujung Tombak

Media jadi Ujung Tombak

BERBAGI
JAYADI/RADAR MANDALIKA CINDERAMATA: Kabag Humas dan Protokoler Setda Loteng, HL Herdan saat bertukaran cinderamata dengan Kadis Pariwisata Badung, kemarin.

PRAYA — Dalam kunjungan kerja (Kunker) Bagian Humas dan Protokoler Setda Lombok Tengah dengan wartawan ke Kabupaten Badung, Provinsi Bali, kemarin. Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Badung, I Made Badra menyebutkan jika media menjadi ujung tombak terpenting baginya. Bahkan di tempatnya, peran media sangat diutamakan.
Dia mengatakan, pariwisata merupakan salah satu potensi dan sumber utama Pendapatan Asli Daerah (PAD), sehingga menjadikan Kabupaten Badung sebagai pemegang PAD tertinggi dari seluruh kabupaten/kota di Bali.
“APBD Kabupaten Badung untuk tahun 2018 mencapai Rp 8, 1 triliun,” bebernya, kemarin.
Made Madra menyampaikan, diantara berbagai program unggulan yang dimiliki Kabupaten Badung adalah siswa kelas 1 sampai kelas 9 diberikan laptop gratis untuk kelancaran pembelajaran. Selain itu, semua warga Badung diberikan rumah dan mendapat jaminan kesehatan, dimana tidak diberlakukan kartu BPJS Kesehatan seperti di daerah lain.
“Untuk lansia diberikan dana pensiun sebesar Rp 1 juta tiap bulan. Bagi yang meninggal dunia, warisnya mendapatkan dana untuk biaya penguburan dan prosesi lainnya sebesar Rp 10 juta. Dan masih banyak lagi program lainnya yang bersumber dari PAD,” jelas dia.

Sementara, Kabag Humas dan Protokoler Setda Loteng, HL Herdan menyampaikan, tujuan Kunker ini adalah untuk melihat kemajuan pariwisata di Badung, dan sekaligus untuk menimba ilmu cara yang diterapkan dalam pengembangan pariwisatanya.
“Kami datang untuk belajar bagaimana cara pengembangan pariwisata,” kata Herdan.
Mantan Camat Praya Barat ini menjelaskan, kujungan ini merupakan kegiatan rutin tahunan Pemkab bersama awak media. Untuk tahun 2018 ini, pihaknya memilih pengembangan bidang pariwisata, karena wilayah Loteng saat ini juga fokus dalam pengembangan pariwisata.
“Pariwisata menjadi fokus utama pembangunan Loteng sekarang. Dari tiga andalan pembangunan Loteng saat ini yakni Agro, Tourism, Marine (ATM),” bebernya.
Menurut Herdan, mengetahui cara pengembangan pariwisata ini dianggap penting, dimana sejalan dengan mulai bergeraknya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika Resort. Selain itu, progres pembangunan di KEK Mandalika yang dikelola PT. ITDC saat ini, sedang dikerjakan, sehingga potensi bidang pariwisata sangat menjanjikan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Progres pembangunan di KEK Mandalaika Resort itu sangat menjanjikan bagi masyarakat Loteng,” katanya tegas. (jay/r1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here