Beranda Lombok Timur Bupati dan Dewan Teken KUA PPAS 2019

Bupati dan Dewan Teken KUA PPAS 2019

BERBAGI
IST / RADAR MANDALIKA TEKEN: Bupati dan DPRD Lotim saat menandatangani nota kesepakatan KUA PPAS tahun anggaran 2019 di kantor DPRD Lotim, kemarin.

LOTIM – Setelah melalui proses pembahasan cukup panjang oleh gabungan komisi, Kebijakan Umum Anggaran Priortas Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS) tahun 2019 akhirnya tuntas. Kemarin, Bupati Lombok Timur (Lotim) HM Sukiman Azmy, bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lotim, melalui rapat paripurna I masa sidang kedua DPRD Lotim, melakukan penandatanganan nota kesepakatan KUA PPAS tahun 2019. Selain mengetok palu KUA PPAS 2019, juga dilakukan penetapan penganggaran kegiatan tahun jamak daerah ini.

Bupati Lotim HM Sukiman Azmy, mengatakan, KUA PPAS tahun 2019 merupakan dasar bagi penyusunan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2019. Apalagi, tahun 2019 merupakan tahun pertama pelaksanaan Rancangan Program Jangka Menengah Daerah lima tahun kedepan. Dalam rancangan awal RPJMD, kebijakan yang ditempuh adalah pembangunan akses dan kualitas infrastruktur untuk meningkatkan daya saing darah dan potensi lokal.
“Untuk tahun jamak, rencana anggaran sebesar Rp 300 miliar, untuk peningkatan jalan strategis di semua wilayah Lombok Timur secara proporsional sebesar Rp 235 miliar. Sisanya, Rp 50 miliar untuk sarana irigasi, dan Rp 15 miliar untuk pembangunan system penyediaan air minum masyarakat,” jelasnya.
Menurut Bupati, mekanisme penyusunan anggaran untuk menghasilkan anggaran program pembangunan saja belumlah cukup. Pada tahap pelaksanaannya, tetap harus memperhatikan keterlibatan masyarakat secara utuh. Sebagai bagian dari pelaku pembangunan, maupun kedudukannya sebagai sasaran bagi seluruh pelaksanaan program. ”Pelaksanaan pembangunan disemua bidang, tanggungjawab bersama. Kita sangat membutuhkan partisipasi dan peran aktif masyarakat,” tandasnya.
Karena itu, Bupati mengajak semua pihak untuk memanfaatkan momen awal pelaksanaan RPJMD lima tahun kedepan. Hal itu, untuk memaksimalkan potensi dalam mencapai target-target, indikator program-program prioritas. Termasuk peran serta aktif seluruh masyarakat.
”Jelas, pemerintah tidak akan mampu memikul sendiri tanggungjawab itu. Sekecil apapun peran semua pihak, tetap memiliki makna terhadap suksesnya setiap program pemerintah, untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat,” imbuh Sukiman.
Pada kesempatan itu, Ketua DPRD Lotim, Raden Rahadian Soedjono menyarankan dan merekomendasikan pemerintah, untuk terus meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Salah satunya, dengan melakukan ekstensifikasi, intensifikasi serta optimalisasi potensi-potensi yang ada. “Seluruh kebijakan anggaran, harus benar-benar tepat sasaran dan berkeadilan. Agar program prioritas dan target yang direncanakan, bisa tercapai,” tutup Raden. (fa’i/r3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here