Beranda Lombok Utara BPD Se-KLU Dibimtek

BPD Se-KLU Dibimtek

BERBAGI
AHMAD ROHADI/RADAR MANDALIKA KUNKER: Para peserta dari BPD se-KLU saat mengikuti kegiatan Bimtek di Hotel Mutiara Yogyakarta, kemarin.

KLU —Dinas Pemberdayaan Perempuan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (DP2KBPMD) Kabupaten Lombok Utara menggelar bimbingan teknis kepada aparatur badan permusyawaratan desa (BPD) se-Lombok Utara di Yogyakarta, Kamis (22/11). Hadir membuka secara resmi, Bupati Lombok Utara, H Najmul Akhyar, didampingi Kepala Dinas P2KBPMD KLU, H Kholidi bersama para camat.

Bupati Lombok Utara, H Najmul Akhyar menyampaikan pentingnya pengoptimalan tupoksi BPD dalam sistem tata kelola pemerintahan di desa. Melalui kegiatan Bimtek yang dilaksanakan, diharapkan aparatur di desa tersebur bisa belajar dan melihat langsung praktek baik tentang pemerintahan desa yang ada di Yogyakarta.
“BPD termasuk simpul masyarakat di desa. Peran dan fungsi BPD bisa lebih optimal menyampaikan potensi dan aspirasi desa. Mengajak berpikir positif, semangat optimistik dan saling percaya untuk membangun desa-desa di Lombok Utara,” tuturnya.
Peran desa dalam pembangunan di Lombok Utara selama ini juga dinilainya cukup memberikan kontribusi positif. Begitu banyak penghargaan pemerintahan pusat yang telah diperoleh. Diantaranya sebagai kabupaten dengan pengelolaan keuangan desa terbaik, bahkan tiga kali berturut-turut dari Danareksa.
“BPD, anggota BPD berhak memberikan saran kepada pemerintah desa, untuk tujuan baik dengan optimis membangun desa,” bebernya.
Sementara itu, Kepala Dinas P2KBPMD, H Kholidi berharap BPD dapat disinergikan dengan tupoksi kepala desa, selain menjaring aspirasi di tengah masyarakat. Selain itu, pihaknya menerima adanya pelimpahan tugas dalam bentuk penyusunan dan penyempurnaan Raperda tentang BPD, di samping mengelola kegiatan pemilihan kepala desa.
“Ya, seolah-olah DP2KBPMD ini seperti KPU pada tahun 2019,” ujarnya.
Dengan komitmen pengurus BPD beserta perangkat desa lanjutnya, diharapkan pelimpahan tupoksi tersebut dapat terealisasi dengan sebaik-baiknya. Termasuk Raperda tentang BPD diharapkan selesai pada tahun 2019.
“Dari sisi kebijakan anggaran terdapat kenaikan anggaran yang ada pada pagu DP2KBPMD KLU. Ada kenaikan anggaran alokasi desa sebesar 30,16 persen. Dari 49,4 miliar pada tahun 2018 menjadi 64,34 miliar tahun 2019,” paparnya.
Koordinator Penyelenggara dari Studi Peningkatan Peran Daerah, Dra Chandra Guriani menyatakan kendati adanya bencana gempa bumi, Pemkab KLU secara konsisten masih memprogramkan peningkatan kapasitas BPD untuk kebaikan dan kemajuan desa-desa di Lombok Utara.
Bimtek Pengurus BPD diikuti oleh 33 anggota BPD se-Lombok Utara, bertema Kebijakan Tugas dan Fungsi BPD sesuai Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014. Bimtek dilakukan dengan pemaparan kajian substansi peran dan fungsi BPD serta praktik lapangan ke Desa Candisari Magelang. (dhe)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here