Beranda Praya Metro Pemuda Pancasila Bahas Kasus Mekar Sari

Pemuda Pancasila Bahas Kasus Mekar Sari

BERBAGI
IST/RADAR MANDALIKA DIALOG: Sejumlah pengurus Pemuda Pancasila saat berbincang langsung dengan Kapolres Loteng, AKBP Budi Santosa, kemarin.

PRAYA —Puluhan pemuda dari organisasi Pemuda Pancasila (PP) Lombok Tengah mendatangi Mapolres, kemarin. Kedatangan mereka dalam rangka silaturrahm, selain itu PP juga membahas kasus pembakaran mobil warga di Desa Mekar Sari, Kecamatan Praya Barat. Demikian juga kasus dugaan korupsi ADD, DD dan dugaan penjualan Raskin.

Ketua Pemuda Pancasila Loteng, M Samsul Qomar menyampaikan, tujuan ke Mapolres untuk menjalin silaturrahim dengan jajaran Polres Loteng. Selain itu, pihaknya dari perwakilan pemuda ingin membantu kinerja Kepolisian dalam menciptakan situasi kamtibmas. Baik dalam memerangi hoax dengan berbagai kegiatan lainnya.
“Kami dari pemuda siap membantu aparat kepolisian,” kata Qomar.
Qomar berharap agar kasus teror yang terjadi di Mekar Sari dan di Desa Bagu, Kecamatan Pringgarata harus menjadi proritas polisi. Untuk pelaku harus diberikan tindakan tegas. Sebab dengan aksi pelaku cukup membuat masyarakat resah.
“Saya ingin kapolres tidak pandang bulu,” tegasnya.
Sementara, Junaidi Supradin Akbar menegaskan, yang perlu jadi perhatian Kepolisian adalah korupsi yang menjadi penyebab terhambatnya kemajuan wilayah Loteng tidak maju dan terkesan masih ada sistem tebang pilih.
“Kami harap polisi proaktif terhadap kasus korupsi yang ditangani,” pintanya.

Sementara itu, Kapolres Loteng, AKBP Budi Santosa menyampaikan, pihaknya dari Polres Loteng sangat berterima kasih kepada Pemuda Pancasila atas kunjungannya serta kerelaan dalam menjalin sinergitas.
“Saat ini Polres Loteng sedang melaksanakan banyak kegiatan,” kata Kapolres.
Kapolres menyatakan, terkait aksi teror yang dipertanyakan pihaknya akan berupaya untuk mengungkap kasus tersebut. Bahkan, pihaknya sudah membentuk tim dan proses sedang berjalan. Sementara untuk narkoba kita tetap intens memberantas dan sudah melaksanakan test urine terhadap personel.
“Kami sudah memberikan no HP kepada para Babinkamtibmas agar seluruh kades bisa mengetahuinya dan langsung melaporkan kepada kami,” tuturnya. (jay/r1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here