Beranda Praya Metro Hasan Masat Dorong Perubahan Nama Kecamatan

Hasan Masat Dorong Perubahan Nama Kecamatan

BERBAGI

PRAYA —Direktur Lembaga Studi Advokasi Demokrasi Rakyat dan Hak Asasi (Lesa Demarkasi) NTB, Hasan Masat mendesak Pemkab Loteng segera mengganti nama-nama kecamatan sesuai dengan nama desa tempat kantor camat itu berada. Hal ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa memiliki dan tanggungjawab mengelola pemerintahan dan pembangunan.
“Misalnya, Kecamatan Praya Barat menjadi Kecamatan Penujak, terus Kecamatan Praya Barat Daya menjadi Kecamatan Darek. Begitu juga dengan Kecamatan Praya Tengah menjadi Kecamatan Batunyala, serta Kecamatan Praya Timur menjadi Kecamatan Mujur,” ujarnya.
Menurut dia, perubahan nama ini sangat mendesak. Sebab secara sosio cultural, perubahan nama ini akan mendekatkan masyarakat pada makna pemerintahan lokal dan akan mempermudah pemerintah melakukan manajemen pemerintahan secara umum.
“Jangan setelah ribut baru diganti,” tegasnya.
Menyikapi desakan tersebut, Sekretaris Forum Camat Loteng, L Setiawan menyampaikan, perihal perubahan nama ini, pihaknya sudah mendiskusikannya. Namun pihaknya di forum tidak bisa menolak maupun menyetujuinya.
“Kalau usulan bisa sebatas di kabupaten dan provinsi tentu tak jadi soal, tapi usulan ini harus sampai ke pusat,” jelasnya.
Dari itu, ia menekankan isu perubahan nama ini tidak lagi menjadi bahan pembicaraan berlebih. Namun jika Pemkab sudah merumuskannya, maka masyarakat diharapkan bisa menerimanya.
Sekcam Batukliang Utara, Kaharudin menambahkan, perihal perubahan nama tersebut perlu kajian dan uji publik dari semua pemangku kebijakan, khususnya semua perwakilan desa, kecamatan dan Pemkab Loteng. Karena bisa jadi apa yang diwacanakan bisa atau tidak diterima masyarakat.
“Perlu duduk bersama. Kalau asal ubah, kita khawatir bisa menimbulkan gejolak baru,” pungkasnya. (fiz)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here