Beranda Headline Akankah Mantan Kades Pengembur Ditahan?

Akankah Mantan Kades Pengembur Ditahan?

BERBAGI
Akankah Mantan Kades Pengembur Ditahan?

PRAYA -Jaksa di Kejari Lombok Tengah kembali menjadwalkan pemanggilan untuk mantan Kades Pengembur, Kecamatan Pujut Supardi Yusuf hari ini. Dalam pemanggilan lanjutan ini, dimana sekarang merupakan tahap pertama setelah dia ditetapkan statusnya menjadi tersangka oleh jaksa, beberapa waktu yang lalu atas dugaan korupsi ADD bahkan DD tahun 2017.
Kasi Intelejen Kejari Lombok Tengah, Feby Rudi yang dikonfirmasi Radar Mandalika menyampaikan, jika tidak ada halangan hari ini mantan Kades Pengembur menjalani pemeriksaan. “Sekitar jam 9 atau 10,” jawab Feby via wa, sore kemarin.
Soal kemungkinan Supardi Yusuf akan ditahan atau tidak hari ini, Feby menegaskan itu kewenangan penyidik secara tehnis. Dengan memperhatikan syarat subyektif dan obyektif penahanan.
“Kalau yang lain sudah kami panggil, tinggal mantan Kades saja,” bebernya.
Soal kapan dilimpahkan berkas ke Pengadilan Tipikor Mataram, Feby belum bisa memastikan. Pasalnya, berkas perkara ini masih diteliti penyidik, jika sudah masuk tahap kedua maka baru tersangka dan barang bukti dilimpahkan ke pengadilan.
“Masih panjang,” katanya.
Sebelumnya, Kasi Pidsus Kejari Loteng, Hasan Basri mengungkapkan, ini sudah kesekian kalinya mantan kades diperiksa jaksa. Namun pemanggilan kali ini dilayangkan dengan agenda pemeriksaan sebagai tersangka.
Hasan menyatakan, penetapan mantan kades sebagai tersangka setelah pihaknya tuntas melakukan penyelidikan. Dimana dalam hasil penyelidikan, berdasarkan hasil audit Inspektorat menemukan adanya timbul kerugian negara sebesar Rp 800 juta lebih. Dengan rincian kerugian ditemukan sebanyak Rp 600 juta lebih dan bendahara desa sudah mengembalikan kerugian negara sekitar Rp 180 juta lebih beberapa hari lalu.
Temuan jaksa di lapangan, dari hasil pemeriksaan dari sejumlah program pembangunan yang dilaksanakan tahun itu, sekitar empat program yang bermasalah dan fiktif alias tidak dikerjakan. “Fiktif ini yang berat dan membuat kerugian cukup besar,” bebernya. (r1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here