Beranda Lombok Timur Kenaikan TKD Sudah Diperhitungkan

Kenaikan TKD Sudah Diperhitungkan

BERBAGI
MUHAMAD RIFA’I / RADAR MANDALIKA Ahmad Dewanto Hadi

LOTIM – Bupati Lombok Timur (Lotim) menaikkan Tunjangan Kinerja Daerah (TKD), bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) staf pelaksana atau non eselon. Kenaikannya sebesar Rp 100 ribu, dari Rp 400 ribu menjadi Rp 500 ribu. Kenaikan TKD, menurut Kepala Badan Perencana Pembangunan Daerah (Bappeda), Ahmad Dewanto Hadi, merupakan implementasi visi misi Bupati dan Wakil Bupati (Wabup) periode 2018-2023. “TKD untuk jabatan eselon tidak naik. Kenaikan itu khusus untuk ASN staf pelaksana,” kata Ahmad di kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lotim, kemarin.
Ia menegaskan, anggaran kenaikan TKD merupakan formulasi keseluruhan dari pendapatan. Dimana sudah diperhitungkan antara jumlah pegawai dengan satuan TKD per masing-masing eselon dan staf. Soal imbas terhadap program lain dipastikan, tidak ada karena tuntutannya saling bergantungan. “Jika TKD naik, tentu tuntutan kinerja harus lebih baik dari sebelumnya. Jadi, selaras dan seiring dengan tuntutan pemerintah,” ujarnya.
“Semua itu masih dalam kerangka kemampuan penganggaran, dan semua sudah diperhitungkan,” sambungnya.
Lebih jauh diungkapkan Dewanto, secara umum postur belanja pegawai tahun anggaran 2019 pada prinsipnya masih sama dibandingkan tahun ini. Hanya saja, terdapat kebijakan pemerintah pusat,yang harus diamankan melalui APBD, berupa kenaikan gaji ASN sebesar 5 persen. Termasuk, untuk mengakomodir kebijakan rekrutmen PNS yang sedang berjalan saat ini. “Pastinya proporsi tetap sama, karena seiring juga dengan kenaikan Dana Alokasi Umum (DAU) sebesar Rp 31 miliar. Kenaikan untuk gaji dan tunjangan PNS yang sedang dalam proses rekrutmen ini, berasal dari tambahan DAU itu,” pungkasnya. (fa’i/r3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here