Beranda Praya Metro Dicatat! 15 Juta untuk RTLH Perunit

Dicatat! 15 Juta untuk RTLH Perunit

BERBAGI
DOK/RADAR MANDALIKA BUTUH PERBAIKAN: Salah satu rumah tidak layak huni (RTLH) di Kecamatan Praya Tengah.

PRAYA -Program pembangunan rumah tidak layak huni (RTLH) di Loteng sedang berjalan. Pada tahun ini jumlahnya meningkat dibanding tahun sebelumnya. Dimana, perunit RTLH diberikan Rp 15 juta kebutuhan pembangunannya.
Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Loteng, Lalu Firman Wijaya menyampaikan, jumlah bantuan RTLH mencapai 1 ribu lebih. Anggaran yang digunakan untuk menanganinya sumber dana alokasi khusus (DAK) APBN dan APBD. Dia mengatakan, untuk bantuan ini diperuntukan sumber APBD untuk Desa Batujai, Perai Meke, Desa Pengenjek, Kelurahan Prapen, Kelurahan Jontlak serta Kelurahan Semayan. Selain itu, untuk anggaran APBN akan dikhususkan di sekitar Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Seperti Desa Kuta, Desa Mertak 40 unit, Sukadana 4 dan Sengkol. Dan masih banyak lagi desa lainya.
“Kita banyak mendapatkan progarm RLTH ini,” beber Firman.
Untuk kriteria warga yang menerima bantuan tersebut, diprioritaskan bentuk fisik bangunan rumah. Misal bangunannnya dari bilik atau bedek (rumah dari bambu Red), lantainya dari tanah, atapnya miring, dindingnya sudah reot, itu semua harus diperbaiki. Selain itu, kriteria dari aspek pemiliknya, pun bisa menjadi acuan. Misal, si pemilik sudah lansia atau janda sehingga memang patut diberikan bantuan.
“Tidak sembarang masyarakat mendapatkan bantuan itu,” katanya tegas.
Data saat ini, RLTH di wilayah Loteng masih ada sekitar 64 ribu lebih. Firman mengatakan, pelaksanaan perbaikan RTLH di Loteng tahun 2019 mendatang akan diupayakan lebih banyak. Karena menurutnya, program ini sangat bagus untuk membantu masyarakat yang rumahnya tidak layak untuk ditempati. (jay/r1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here