Beranda Headline Supardi Yusuf Kemungkinan Ditahan

Supardi Yusuf Kemungkinan Ditahan

BERBAGI

PRAYA —Kabar mengejutkan, diam-diam Kejari Lombok Tengah telah menetapkan mantan Kades Pengembur, Kecamatan Pujut Supardi Yusuf sebagai tersangka kasus dugaan korupsi ADD dan DD tahun 2017. Bahkan, Rabu pekan depan dia akan diperiksa dengan status tersangka. Dari lilitan kasus korupsi ini, karir politik sang mantan Kades dua periode itu terancam. Lebih lagi saat ini, dia maju menjadi Caleg DPRD NTB melalui PAN.
Kasi Pidsus Kejari Loteng, Hasan Basri mengungkapkan, ini sudah kesekian kalinya mantan kades diperiksa jaksa. Namun pemanggilan kali ini dilayangkan dengan agenda pemeriksaan sebagai tersangka. “Kami sudah melayangkan surat,” ungkapnya, kemarin.
Hasan menyatakan, penetapan mantan kades sebagai tersangka setelah pihaknya melakukan penyidikan. Dimana dalam hasil penyidikan tersebut dan berdasarkan hasil audit Inspektorat menemukan adanya dugaan kerugian negara sebesar Rp 800 juta lebih. Dengan rincian kerugian ditemukan sebanyak Rp 600 juta lebih dan bendahara desa sudah mengembalikan kerugian negara sekitar Rp 180 juta lebih beberapa hari lalu.
“Tapi bendahara sudah mengembalikan kerugian yang jadi temuan,” jelasnya.
Temuan jaksa di lapangan, dari hasil pemeriksaan dari sejumlah program pembangunan yang dilaksanakan tahun itu, sekitar empat program yang bermasalah dan fiktif alias tidak dikerjakan. “Fiktif ini yang berat dan membuat kerugian cukup besar,” bebernya.
Hasan mengungkapkan, intinya pihaknya memiliki cukup bukti untuk menjerat mantan kades sebagai tersangka. Hal itu mengacu dari banyaknya keterangan saksi dalam perkara tersebut dan bukti proyek yang banyak tidak sesuai dengan RAB. Pihaknya juga mengaku belum bisa membeberkan apakah nantinya penyidik akan melakukan penahanan kepada tersangka atau tidak saat pemanggilan Rabu mendatang. Begitu ketika ditanya apakah ada dengan kemungkinan adanya tersangka lain? Jaksa belum bisa memastikan.
“Nanti kalau pengembangan berikutnya tergantung Kasi Pidsus yang baru. Saya akan pindah ke Kejati dalam waktu dekat,” bebernya lagi. (jay/r1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here