Beranda Lombok Utara Dinsos Ngaku Belum Tuntas

Dinsos Ngaku Belum Tuntas

BERBAGI
Ahmad Rohadi/Radar Mandalika Hadari

KLU —Kepala Dinas Sosial Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Perempuan Lombok Utara, Hadari mengaku dokumen usulan untuk pengajuan dana jaminan hidup (Jadup) belum dituntaskan. Saat ini baru pada pengumpulan data yang mengacu pada data verifikasi rehabilitasi dan rekonstruksi.

“Ini sedang kita kerjakan, belum sampai pusat. Kami belum mengisi beberapa perintah pada format yang diberikan pusat,” ungkap Hadari.
Lambannya proses penghimpunan dokumen data oleh dinas terkait karena dalam format blanko tersebut cukup ribet. Misalnya dalam hal menentukan kategori kerusakan rumah. Di samping itu pendataan warga juga membutuhkan waktu lama, karena sebagian masih tinggal di tenda. Di sisi lain, tenaga yang dimiliki masih sangat terbatas.
“Makanya kami minta bantuan PKH yang ada di lapangan untuk membantu. Semoga bisa cepat selesai,” ujarnya.
Lambannya dokumen usulan Jadup ini kata Hadari, karena data yang harus dimasukan cukup besar. Sebab warga Lombok Utara paling banyak terdampak gempa bumi lalu.
“Jumlahnya sekitar 63 ribu. Ini yang harus kita kejar,” bebernya.
Ia mengklaim dalam proses pengajuan ini, pihaknya sudah bisa menuntaskan sebelum masa tenggang yang diberikan. Dimana untuk bantuan Jadup ini akan diberikan pada masa transisi berakhir, yakni Februari 2019 mendatang.
“Semua permintaan pemerintah pusat sedang kita upayakan. Tetap kita kerja kok, bukan lalai,” cetusnya. (dhe)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here