Beranda Kriminal Anak Siram Ayah Hingga Melepuh

Anak Siram Ayah Hingga Melepuh

BERBAGI
MUHAMAD RIFA’I / RADAR MANDALIKA AMANKAN: Dua terduga pelaku yang diamankan Polsek Keruak dan dititipkan di Mapolres Lotim, karena diduga melakukan KDRT.

LOTIM – Warga Dusun Esoh, Desa Batu Putik, Kecamatan Keruak Lombok Timur (Lotim) dihebohkan dengan melepuhnya kulit Radinah alias Amaq Nur 56 tahun, setelah disiram air mendidih. Penyiraman itu dilakukan anaknya sendiri, di tengah pertengkaran antara Amaq Nur dengan istrinya. Kejadiannya sekitar pukul 21.00 Wita, Senin (12/11) lalu.

Sementara kedua terduga pelaku, dievakuasi di tengah kerumunan massa yang naik pitam atas perbuatan pelaku. Evakuasi dilakukan tim Buru Sergap (Buser) Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Lotim, jajaran Polsek Keruak dan dibantu Badan Keamanan Desa (BKD) Batu Putik.
Informasi dihimpun Radar Mandalika, Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dialami korban bermula dari pertengkaran korban dengan istrinya insial IM alias Inaq Aisi, 40 tahun. Pada saat bersamaan, anaknya berinisial MI, 19 tahun sedang memasak air untuk membuat kopi.
Di tengah pertengkaran hebat itu, korban tiduran di teras rumah. IM dikabarkan memegang leher dan menindih korban, sembari memegang pisau, sambil mengancam akan membunuh korban dengan pisau yang dipegang dengan tangan kanannya.
Sempat pula terduga pelaku memukul korban. Rupanya, kemarahan MI saat itu ikut memuncak. Air yang sudah mendidih itu diambilnya dari dapur, langsung disiramkan pada korban yang berada di teras rumah. Kulit korban pun langsung melepuh.
Warga yang melihat perbuatan ibu dan anak ini, langsung berhamburan mengerumuni Tempat Kejadian Perkara (TKP). Warga setempat cukup gerah melihat aksi kedua terduga pelaku, yang dianggap tega menyiram orang tua dengan air mendidih. “Terduga kedua pelaku sudah kita amankan di Mapolres Lotim, karena akibat perbuatan pelaku sempat memantik kemarahan masyarakat,” kata IPTU Arif Budiman, Kapolsek Keruak pada Radar Mandalika, kemarin.
Lanjut Arif, pemeriksaan terhadap kedua terduga pelaku terus dilakukan. Demikian juga pemeriksaan terhadap korban. “Masih kita dalami motif dari KDRT dilakukan kedua terduga pelaku,” pungkasnya. (fa’i/r3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here