Beranda Headline Rp 600 Juta untuk Distribusi Air Bersih

Rp 600 Juta untuk Distribusi Air Bersih

BERBAGI
MUHAMAD RIFA’I / RADAR MANDALIKA DISTRIBUSI: Sejumlah armada tangki air yang siap didistribusikan untuk masyarakat wilayah Kecamatan Jerowaru, Lotim.

LOTIM – Sejak dilantik menjadi Bupati, HM Sukiman Azmy langsung memerintahkan distribusi air bersih ke wilayah selatan Lombok Timur (Lotim). Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait sigap melakukan distribusi air hingga tengah malam.
Kebijakan lain dikeluarkan Sukiman, dengan menggelontorkan dana Rp 50 miliar. Dari jumlah itu, Rp 25 miliar lebih untuk korban bencana gempa bumi. Selebihnya, untuk mengatasi bencana kekeringan wilayah selatan, serta bagi korban banjir bandang akhir 2016 silam. Penanganan bencana kekeringan itu, dalam bentuk distribusi air bersih. Pemkan pun menganggarkan Rp 600 juta. “Kami dianggarkan Rp 600 juta, sudah cair Rp 500 juta,” kata Kamarudin, Camat Jerowaru belum lama ini saat distribusi air bersama Satlantas Polres Lotim.
Ia menjelaskan, distribusi air untuk 15 desa di wilayah Kecamatan Jerowaru sudah terjadwal. Setiap harinya, bisa mengirimkan 40 sampai 45 tangki air. Bahkan, sering mendistribusikan air hingga 50 tangki. Terdapat 23 armada masyarakat, dan lima unit armada pemerintah untuk memenuhi kebutuhan air tersebut. untuk armada masyarakat, pemerintah membayarnya bervariasi sesuai dengan jarak tempuh. Satu contoh paling jauh adalah Dusun Telone Desa Sekaroh, bisa dibayar per tangkinya hingga Rp 250 ribu.
“Khusus masjid, musala, acara adat (begawe) maupun orang meninggal dunia, gratis. Kapan pun dibutuhkan langsung kita penuhi,” ucap Kamar.
Khusus Desa Ekas Buana, biasanya didistribusikan hingga 15 tangki air. Camat Jerowaru tidak menafikan, adanya warga Dusun Ekas ogah menerima air sumur Tutuk Desa Jerowaru. Bahkan warga Dusun Ekas blak-blakan pada awak media mengaku butuh untuk air minum.
Menurut Kamar, warga Dusun Ekas yang ada dipinggir pantai menginginkan agar didistribusikan air minum. Sedangkan air untuk mandi menurut mereka, sudah banyak. “Warga Dusun Ekas maunya air berkualitas seperti air PDAM, dan ingin didatangkan air dari Selong,” ungkapnya seraya mengatakan, distribusi air bersih ini, dilakukan sampai kebutuhan air masyarakat terpenuhi. “Kemungkinan besar kalau sudah hujan tetap turun, distribusi air dihentikan,” pungkasnya. (fa’i/r3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here