Beranda Praya Metro Camat Praya jadi Kadis Dukcapil, Ikhsan Kadis Koperasi

Camat Praya jadi Kadis Dukcapil, Ikhsan Kadis Koperasi

BERBAGI
JAYADI/RADAR MANDALIKA ROMBAK: Wakil Bupati Loteng, HL Pathul Bahri saat melantik 10 pejabat di lingkup Pemkab Loteng. Baik eselon III bahkan II, sore kemarin.

PRAYA —Gerbong mutasi kembali dibuka. Kali kekosongan dua kursi kepala SKPM yakni, Dinas Koperasi dan Disdukcapil Loteng akhirnya terisi. Mantan Camat Praya H Ridwan Mak’ruf diberikan amanah menjadi Kepala Disdukcapil, sementara mantan Kabag Ekonomi Setda, M Ikhsan diberikan amanah menduduki kursi menjadi Kepala Dinas Koperasi. Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan dilakukan serentak dengan sejumlah pejabat eselon III sore kemarin di kantor bupati.
Selain Ridwan Mak’ruf dan M Ikhsan. Selanjutnya, LM Najamudin yang awalnya menjabat Perencanaan Madya di Bappeda dipercaya duduki jabatan Kabag APU. L Haris Munandar yang sebelumnya nonjob diberikan jabatan sebagai Kabag Ekonomi Setda. Murti yang merupakan mantan Kasat Pol PP kembali diangkat menjadi Inspektur Pembantu Wilayah III pada Inspektorat. H Khaerul Bahtiar yang sebelumya menjadi mantan Kadis Lingkungan Hidup Lombok Barat diangkat menjadi Sekdis Pelayanan Satu Pintu. Kemudian Pan Rahayu mantan Kadis Kehutanan yang nonjob menjabat Kabag Organisasi Setda Loteng, M Dirajat MM mantan Sekdis DPMD menjabat sabagai Sekdis Lingkungan Hidup, Nikman Bukhari awalnya di Disbudpar kini menjabat sebagai Sekretaris DPMD, dan M, Sukarman mantan Sekdis Pelayanan Satu Pintu menjabat Sekdis Koperasi.
Pelantikan dan pengambilan sumpah janji jabatan langsung dipimpin Wakil Bupati Loteng, HL Pathul Bahri. Dalam sambutannya, Pathul menyampaikan, agar pejabat yang baru dilantik meningkatkan kualitas dalam bekerja dan berusaha serta bertekad untuk meningkatkan kepercayaan kepada masyarakat.
“Ini merupakan rolling posisi dan promosi,” kata Wabup.
Pathul mengharapkan kepada para pejabat yang menduduki jabatan hendaknya merefleksikan apa yang sudah dilakukan, dan apa yang harus dilakukan dengan mengedepankan program-program pembangunan yang inovatif dan kreatif. Teruatama pada Dinas Dukcapil, pihaknya menekankan agar berbenah dalam segi pelayanan. Pasalnya, hingga sekarang masih banyak masyarakat yang mengeluh karena pelayanan diberikan di dinas tersebut.
“Dibutuhkan program yang kreatif dan inovatif dalam mendukung pembangunan,” tegasnya
Selain itu, Dukcapil harus memikirkan bagaimana caranya memberikan kewenangan kepada pemerintah kecamatan. Dengan memberikan kewenangan penerbitan alat kelengkapan administrasi diri masyarakat di kecamatan tentunya, dalam upaya untuk mendekatkan pelayanan dan mengirit biaya masyarakat ke kota.
Sedangkan untuk Kepala Dinas Koperasi dan UKM harus bisa kembali melakukan terobosan guna menghidupkan koperasi maupun mengembangkan para pelaku UKM di Loteng. Sebab, dengan hidupnya koperasi dan UKM akan mengurangi tingkat pengangguran.
Di tempat itu, Wabup meminta kepada para pejabat yang dilantik dapat menegakkan kedisiplinan di lingkungan kerja dan membuktikan kerjanyata kepada masyarakat. “Kepala SKPD harus bisa memberikan contoh dan pembinaan kepada bawahan. Jangan sampai kantor kosong karena kadisnya ngak ada,” tegas Pathul lagi. (jay/r1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here