Beranda Lombok Timur Waspada! Penipu CPNS dan Jabatan Bergentayangan

Waspada! Penipu CPNS dan Jabatan Bergentayangan

BERBAGI
MUHAMAD RIFA’I / RADAR MANDALIKA HM Sukiman Azmy

LOTIM – Bupati Lombok Timur (Lotim) HM Sukiman Azmy membeberkan adanya oknum yang disebutnya sebagai penipu. Oknum tersebur bergentayangan menjanjikan lulus tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Adapula penipu mengatasnamakan diri sebagai koordinator Sukma, Pejuang Sukma dan tim Sukma menjanjikan jabatan pada para PNS. “Jangan terbujuk rayuan orang-orang seperti itu. Itu pembohong semua,” tegas Sukiman di hadapan peserta apel Hari Pahlawan di kantor Bupati Lotim, Sabtu (10/11) lalu.
Kembali Sukiman menegaskan, para oknum tersebut ada yang menjanjikan bisa langsung menjadi CPNS dengan meminta uang, mulai dari Rp 25 juta hingga Rp 100 juta. Karena itu, Bupati minta agar menyebarkan informasi yang benar kepada masyarakat. Bahwa proses CPNS tidak seperti yang mereka dengung-dengungkan. Jangan sampai, masyarakat termakan bujuk rayu para penipu.
Salah satu modus aksi pelaku, mereka berkunjung ke rumah orang tua para peserta. Mengatakan meski lulus tes, tidak mungkin diangkat menjadi PNS tanpa mengeluarkan biaya yang sudah ditentukan oknum pelaku. Para oknum berdalih, uang tersebut untuk memperlancar prosesi menjadi PNS. Padahal, nyatanya peserta CPNS tersebut lulus, setelah memenuhi persyaratan. Serta lulus dalam berbagai tes yang diadakan panitia. “Sistem rekrutmen CPNS ini tidak sama seperti waktu lalu. Sekarang semua serba transparan,” tegasnya.
“Kalau sudah mengeluarkan uang, padahal peserta jelas-jelas lulus secara murni, betapa sulitnya uang bapak ibu kembali dari tangan para penipu,” imbuh Sukiman.
Patut diwaspadai juga ulah oknum yang banyak mengiming-imingi PNS jabatan. Menurutnya betapa naifnya sebagai PNS yang terdidik, dan berintelektual tinggi, bisa dikibuli oleh orang yang memiliki kepentingan. Apalagi, tidak jelas perjuangannya seperti apa terhadap Sukma. “Hati-hati, proses pemerintahan dilakukan transparan. Jangan mau jadi korban para pembohong dan penipu,” pungkas Sukiman. (fa’i/r3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here