Beranda Mataram Perbaikan Rusak Berat Ditarget Tuntas Desember

Perbaikan Rusak Berat Ditarget Tuntas Desember

BERBAGI
IST/RADAR MANDALIKA CEK PEMBANGUNAN: Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh saat meninjau pembangunan RISHA secara gotong royong oleh masyarakat Lingkungan Gontoran, Kelurahan Bertais. Lingkungan Gontoran.

MATARAM —Pembangunan hunian tetap (Huntap) bagi warga korban gempa, diklaim Pemerintah Kota Mataram terus berproses. Baik berbentuk rumah instan sederhana sehat (Risha) maupun rumah instan konvensional (Riko).
Sesuai target Wakil Presiden (Wapres) H Jusuf Kalla (JK), pembangunan Huntap harus tuntas Maret 2019. “Itu dihitung mundur, dan harus tuntas Maret 2019,” kata Asisten I Setda Kota Mataram, L Martawang, kemarin.
Namun target itu bukan keseluruhan rumah yang rusak berat, sedang maupun ringan. Khusus rumah rusak berat, kata Martawang, diupayakan bisa tuntas akhir tahun ini. “Sedangan rusak sedang dan ringan, ditargetkan tim selesai 2019. Sesuai target dari Wapres,” ungkapnya.
Jika dalam perjalanannya muncul tudingan pembangunan Huntap lelet, menurut Martawan, perlu dicari sumber masalahnya. Termasuk mengetahui bagaimana mekanismenya, sebelum rumah itu terbangun. “Catatannya, yang membangun itu masyarakat, bukan pemerintah,” tegasnya.
Tugas pemerintah, kata Martawang, hanya menyiapkan prosesnya. Sementara komunikasi, membuat ikatan kontrak hingga mencari tukang, menjadi tugas masyarakat yang rumahnya rusak. “Kalau ada persoalan, kita bantu mencari solusi. Mekanismenya, melalui Pokmas disampaikan kalau ada persoalan. Tim rekonstruksi dan rehabilitasi akan membantu menyelesaikan persoalan d lapangan. Seperti mempercepat perjanjian kerjasama masyarakat dengan aplikator,” jelasnya.
Bahkan, setiap minggu dilakukan evaluasi. Sehingga begitu ditemukan masalah, cepat dicarikan jalan keluarnya. Martawang pun optimistis, target tuntas Maret 2018 bisa tercapai. Keoptimisan itu didukung upaya berkomunikasi dengan apliktor lain. Dengan begitu, bukan hanya satu aplikator yang menyediakan panel Risha. Sehingga pembangunan cepat rampung.
Terpisah, Kepala Dinas Perumahan Dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Mataram, H Kemal Islam memastikan, rumah permanen segera terbangun. Ia pun menegaskan, jika yang membangun rumah adalah masyarakat. “Pemerintah hanya memberi dorongan dan pendampingn. Kalau mau cepet jadi, mereka (masyarakat) yang bekerja,” tandasnya.
Mengenai kendala dalam pembangunan rumah warga, menurut Kemal, sebenarnya tidak ada. Semua tergantung masyarakat. “Kalau Pokmas adem ayem ya lama,” cetunya seraya menyebut jika di Pengempel Indah, satu unit Risha sudah rampung, sedangkan Riko masih berproses. (rin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here