Beranda Praya Metro Perintah Jokowi Diabaikan

Perintah Jokowi Diabaikan

BERBAGI
JAYADI/RADAR MANDALIKA H Muhammad

Ketersediaan Material jadi Kendala Pembangunan

PRAYA-Dalam kunjungannya beberapa waktu lalu di Lombok, Presiden Joko Widodo meminta melalui Menteri PUPR untuk memastikan ketersediaan material atau panel beton segera disediakan. Hal ini mengingat untuk mempercepat pembangunan rumah tahan gempa yakni, rumah instans sehat sederhana (Risha) dan rumah instan konvensional.
Namun sayang, perintah langsung orang nomor satu di negeri ini diabaikan para pihak. Lebih khusus para perusahaan penyedia bahan material tersebut. sampai dengan saat ini, belum diketahui apa kendalanya.
Kepala Bandan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Loteng, H Muhammad menegaskan, progres pembangunan RISHA bagi korban gempa memang terbilang sangat lamban. Itu dikarenakan pembangunan RISHA itu terkendala penyedian panel beton oleh pabrik yang bertugas menyediakan.
“Kalau tidak salah beberapa panel bahan pembangunan RISHA sekitar 15 unit sudah berada di lokasi, tinggal dilakukan pemasangan,” ungkapnya, kemarin.
Selain masalah ketersediaan material panel beton, kendala yang dihadapi saat pembangunan yakni, anggota Pokmas terlebih dahulu melakukan penggalian dasar rumah dengan alasan agar pekerjaan menjadi lebih ringan, sehingga nanti begitu bahan sudah datang tinggal dipasang saja.
”Kita lambatnya pada saat penggalian dasar,” katanya.
Muhammad menegaskan, pembangunan RISHA bagi ribuan warga korban gempa tergantung ketersedian bahan panelnya saja. Jika panel sudah tersedia, tentu pengerjaaan segera dilakukan. Dan rumah RISHA wargapun pastinya akan cepat jadi.
“Saya tidak mengetahui apa kendalanya,” ungkap dia.
Untuk solusi sementara guna menunggu bahan panel, pihaknya dari Pemkab saat ini terus mempercepat pembangunan Hunian Sementara (Huntara) bagi para korban gempa. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi warga tidak lagi tinggal di tenda pengungsian dan datangnya musim hujan. “Huntara yang sudah terbangun sekitar 600 unit dari 2000 target,” ceritanya.
Oleh sebab itu, pihaknya saat ini terus mempercepat pembangunan Huntara korban gempa itu sebelum musim hujan datang. Sehingga nantinya pada saat musim hujan tiba, tidak ada lagi korban gempa yang tinggal di pengungsiaan.
“Setiap hari terus kita bangun Huntara bagi korban gempa,” ujarnya. (jay/r1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here