Beranda Lombok Utara Panjar Wengi, Putri Cilinaya Lombok Utara 2018

Panjar Wengi, Putri Cilinaya Lombok Utara 2018

BERBAGI
Ahmad Rohadi/Radar Mandalika Panjar Wengi

Atur Strategi Promosi Wisata, Kenalkan Lombok Utara Pada Dunia

Panjar Wengi mencuri perhatian juri dalam ajang pemilihan Putri Cilinaya Lombok Utara 2018. Dia berhasil menjadi juara setelah mengalahkan 36 finalis lainnya.

Ahmad Rohadi, Lombok Utara

AURA kebahagiaan terpancar di wajah Panjar Wengi. Dia masih tidak menyangka bisa meraih juara dalam ajang pemilihan Putri Cilinaya Lombok Utara 2018. Persiapan dan perjuangannya selama ini membuahkan hasil manis.
Panjar, sapaan akrabnya, adalah finalis paling belia dari finalis lainnya. Dia baru genap berusia 18 tahun. Gadis manis asal Dusun Kandang Kaoq, Desa Tanjung ini dinobatkan sebagai pemenang karena potensi dan kemampuan yang melekat pada pribadinya. Dia memiliki mental yang kuat, wawasan tinggi, menguasai bahasa Inggris, serta kemampuannya berkomunikasi dengan amat baik. Atas prestasinya ini pun, tugas berat pun akan diembannya, yakni membantu mempromosikan budaya dan pariwisata Lombok Utara di mata dunia.
Pemilihan Putri Cilinaya 2018 sendiri dilangsungkan 5 November lalu di Lapangan Tioq Tata Tunaq. Banyak finalis lainnya memiliki potensi yang lebih dan sisi postur tubuh pun di atas rata-rata. Meski demikian, dirinya dianggap lebih pantas untuk mengemban amanah tersebut.
“Awalnya saya tidak mau ikutan. Tapi saat itu saya ditunjuk sekolah, makanya langsung bersedia,” ungkap Panjar yang ditemui dalam Even Pesona Gili Indah, kemarin.
Saat ini, gadis yang mengenakan hijab itu sedang mengenyam pendidikan di kelas XII SMKN 1 Tanjung dengan jurusan study perhotelan. Meski memiliki postur tubuh yang mungil, namun tidak membuatnya pesimis dan berkecil hati. Dirinya pun mengakui telah menyusun sejumlah trik dalam upaya membangun promosi, sehingga Lombok Utara bisa dikenal secara global.
“Sekarang banyak fasilitas yang bisa kita manfaatkan untuk promosi. Daerah lain saja yang tidak begitu kaya dengan potensi wisata, mampu menggaet wisatawan. Kita pun bisa lebih dari,” ujarnya penuh semangat.
Mengakhiri pembicaraan, Panjar memberikan sekilas tentang trik yang dimiliki. Yakni memanfaatkan sosial media, semisal Instagram, Twitter, Facebook, serta aplikasi sosial media lainnya. Baginya melalui sosial media inilah promosi yang paling jitu. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here