Beranda Headline Parkir Tanpa Karcis Itu Pungli!

Parkir Tanpa Karcis Itu Pungli!

BERBAGI
ILUSTRASI

PRAYA -Bagi Anda yang memarkir kendaraan lalu dimintai uang parkir oleh juru parkir (Jukir), namun tidak disertai pemberian karcis itu disebut pungutan liar (Pungli).
Sekretaris Dishub Loteng, Lalu Akmad Sauki menyampaikan, modus semacam ini memang masih marah dijumpai. Untuk itu, para pengendara diimbau jika menemukan untuk dilaporkan ke aparat keamanan, termasuk Dishub agar ditindak lanjuti.
“Iya kami akui banyak warga yang mengeluhkan,” ungkapnya, kemarin kepada media.
Tingginya biaya tarif parkir juga menjadi masalah berikutnya. Dan bagi Jukir yang melakukan penarikan di atas kewajiban pemilik kendaraan agar dilaporkan atau disampaikan ke Dishub. “Ini juga tidak boleh terjadi,” tegasnya lagi.
Untuk diketahui, biaya parkir pengendara atau warga tentunya ini merupakan salah satu kantong pendapatan asli daerah (PAD), untuk itu harus ditindak jika ada oknum yang memanfaatkan cara ini mencari keuntungan pribadi.
“Kami harapkan agar semua jukir harus mempunyai karcis,” harapnya.
Selain itu, lajutnya sebenarnya banyak manfaat karcis ini, selain untuk menghindari curanmor, dengan karcis ini juga akan menunjukkan kalau jukir dalam melakukan pekerjaan akan dilihat lebih resmi.

Sementara itu, Kasi Intel Kejari Loteng, Feby Rudy menyatakan segala cara di luar ketentuan merupakan pungli. Sama dengan pungutan parkir liar ini. Walaupun hanya Rp 2 ribu, tetapi parkir tidak terdata dinas terkait serta uangnya tidak masuk PAD, tetap dinamakan pungli.
“Cobak banyangkan Rp 2 ribu dalam satu motor. Kalau dalam satu bulan sudah sangat banyak sekali,” kata Feby. (jay/r1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here