Beranda Praya Metro Diskanlut Kembali Usulkan Bantuan untuk Nelayan

Diskanlut Kembali Usulkan Bantuan untuk Nelayan

BERBAGI
JAYADI/RADAR MANDALIKA CUACA BURUK: Seorang sedang melintas di depan puluhan perahu yang parkir di pesisir pantai Kuta.

PRAYA -Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Lombok Tengah (Loteng), M Kamrin mengaku, pihaknya kembali mengusulkan ribuan bantuan konversi BBM ke LPG untuk para nelayan di Selatan. Tujuan pengusulan ke Kementerian Energi Sumer Daya Mineral (ESDM) RI.
Sebelumnya, nelayan pernah menerima bantuan 500 paket konversi BBM ke LPG yang diberikan kepada nelayan di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Teluk Awang, Desa Mertak, Kecamatan Pujut beberapa bulan lalu.
“Bantuan 500 unit sekarang menjadi masalah di tengah nelayan. Yang belum mendapatkan mau dapat,” terangnya, kemarin.
Untuk jumlah usulan, pihaknya enggan membeberkannya. Pastinya jumlahnya sesuai dengan jumlah nelayan yang belum mendapatkan bantuan itu. “Kalau dihitung ribuan,” bebernya.
Untuk penerima bantuan memang terbilang ketat, sebab para penerima harus memenuhi syarat. Di ataranya, nelayan itu harus harus punya ktp, harus mempunyai sampan, harus punya kartu nelayan. “Jika nelayan tidak memenuhi syarat, mereka tidak bisa mendapatkan bantuan,” jelasnya.
Sehingga, sebelumnya juga pihaknya turun langsung ke lapangan untuk bagaimana kemudian melakukan pendataan kepada kelompok nelayan yang baru. Terlebih saat ini, tingkat kesadaran masyarakat untuk membuat kelompok dirasa sangat tinggi dibandingkan dengan sebelumnya.
“Karena kelompok nelayan ada kriterianya,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu nelayan warga Desa Kuta Amaq Sulmar menyatakan, pihaknya sempat melakukan hearing ke DPRD terkait program bantuan mesin perahu 500 paket LPG dari Kementerian ESDM.
“Cobak saja turun ke lapangan untuk mengecek kebenaranya. Para nelayan pasti banyak yang mengeluhkan bantuan itu, karena memang banyak tidak mendapatkan bantuan,” tuturnya. (jay/r1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here