Beranda Lombok Barat Piutang Santosa Harus Dilunasi

Piutang Santosa Harus Dilunasi

BERBAGI
WINDY DHARMA/RADAR MANDALIKA Darsapardi

LOBAR —Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Barat (Lobar) tidak akan membiarkan pihak Hotel Santosa lupa dengan piutangnya yang mencapai miliar rupiah. Meski kabarnya hotel yang berada di Senggigi itu tidak lagi beroperasi semenjak bencana gempa beberapa bulan lalu. Bukan berarti Pemkab Lobar membiarkan hotel itu tidak melunasi piutang pajaknya. Bahkan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) bersama pihak Kejaksaan akan terbang ke Jogjakarta untuk menemui langsung owner hotel tersebut.

“Kita menindaklanjuti apa yang sudah menjadi komitmen. Mereka tutup, tetapi harus menyelesaikan kewajibannya,” tegas Plt Kepala Bapenda Lobar, Darsapardi, kemarin.
Sebelumnya, pihak Hotel Santosa sudah berkomitmen untuk melunasi seluruh piutangnya. Komitmen itu dituangkan dalam berita acara yang ditandatangani Kejaksaan. Namun sayangnya, pembayaran yang dilakukan tidak sesuai kesepakatan. Bahkan masih tersisa piutang. Apabila nantinya pihak Hotel Santosa meminta untuk penambahan jangka waktu. Bapenda tidak akan memberikan. Sebab permasalahan itu sudah dilimpahkan ke Kejaksaan.
“Inikan proses penyitaan yang sudah ada surat Kejaksaan. Tinggal nanti Kejaksaan melakukan proses selanjutnya, sesuai dengan ketentuan dan aturan yang sudah ada,” jelasnya.
Ia berharap, keberangkatan nantinya ke Jogjakarta untuk menemui owner Hotel Santosa bisa membawa hasil. Tentunya piutang segera terlunasi.
“Ini kan kewajiban, harus diselesaikan. Bukan berarti mau tutup, tetapi tidak diselesaikan. Proses tetap jalan,” imbuhnya.
Selain Santosa, terdapat beberapa hotel yang masih menunggak piutang pajaknya. Hanya saja nominalnya tidak terlalu besar. Sedangkan beberapa hotel lainnya masih tutup pascabencana gempa. Lantaran sepinya pengunjung. “Mudah-mudahan tahun 2019 nanti, terutama kunjungan wisata bisa kembali. Karena sangat berpengaruh pada tingkat okupansi hotel itu sendiri,” harapnya (win/r3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here